Buka Festival Tepi Ayer di Objek Wisata Tj Mutiara, Ini kata Gubernur Mahyeldi

0
150
Foto : Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi Ansharullah saat membuka Festival Tepi Ayer di objek wisata Tanjung Mutiara.

Bursakota.co.id, Tanah Datar – Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah menyebut Pemerintah Provinsi (Pemprov) sangat mendukung kegiatan-kegiatan yang bertema lingkungan di Sumbar.

Menurutnya Mahyeldi, itu sesuai dengan visi kepemimpinannya, yakni terwujudnya Sumbar madani, unggul dan berkelanjutan.
Pihaknya bertekad menghadirkan keberlanjutan itu, melalui pelestarian alam dan lingkungan.

“Ya, sangat sesuai dengan konsep acara ini. Justru itu, kami mendukung,” kata Mahyeldi saat membuka Festival Tepi Ayer di objek wisata Tanjung Mutiara, Nagari Batu Taba, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Sabtu (29/7/2023).

Mahyeldi meyakini, ketika lingkungan terpelihara, selain dapat menjaga keseimbangan alam dan juga bisa dikemas menjadi objek wisata yang nantinya dapat memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat sekitar.

“Segala potensi harus kita sinergikan untuk kesejahteraan masyarakat, salah satunya dengan menjaga lingkungan,” jelasnya.

Melalui Festival Tepi Ayer ini, Gubernur Mahyeldi berharap dapat mengedukasi dan membangkitkan kesadaran masyarakat akan pentingnya sikap peduli terhadap lingkungan.

Selanjutnya, Mahyeldi juga memberikan apresiasi kepada Nuraga Budaya sebagai inisiator penyelenggara kegiatan karena dinilainya berhasil mengkombinasikan aspek budaya, lingkungan, wisata, edukasi dan ekonomi dalam satu kegiatan.

Sementara itu, Direktur Festival Tepi Ayer Dedi Novaldi mengatakan, ide awal dari penyelenggaraan festival tersebut didasari oleh pentingnya peran manusia dalam merawat bumi dan isinya.

“Tepi Ayer adalah festival yang berbasis pada ide-ide pelestarian lingkungan,” tuturnya.

Ia sebut, festival ini akan diselenggarakan selama dua hari, mulai dari 29 hingga 30 Juli 2023 dan melibatkan 12 komunitas dari berbagai kota dan kabupaten di Sumbar serta masyarakat sekitar.

Sementara untuk pembiayaan, Dedi mengaku mendapat bantuan langsung dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia.

“Untuk pendanaan seluruhnya didukung oleh Kemendikbud RI. Kami sangat senang karena pemerintah mendukung upaya yang telah kami lakukan,” terang Dedi Novaldi mengakhiri. (Adpsb/Warman)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini