Kades Cemaga Selatan Gesa BUMDES Maksimalkan Pemasaran Hasil Kerajinan Tangan

0
176
Anyaman dari rotan salah satu hasil kerajinan tangan warga Desa Setengar yang sudah mulai dikenal masyarakat luas

Bursakota.co.id, Natuna – Dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat, Kepala Desa Cemaga Selatan Kecamatan Bunguran Selatan menggesa Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) agar bisa memaksimalkan pemasaran hasil kerajinan tangan masyarakat setempat.

Kades Cemaga Selatan Abdul Gafar mengatakan, pihak desa dan pihak kecamatan telah memberikan pelatihan-pelatihan kepada pengerajinan tangan agar bisa melahirkan karya terbaik.

“Kita bersama pihak kecamatan telah mengadakan pelatihan-pelatihan beberapa waktu lalu, kita juga terus melakukan koordinasi dengan mereka agar bisa mengembangkan usaha kerajinan yang mereka tekuni,”ujar Abdul Gafar melalui sambungan telepon, Kamis (22 /07).

Ia juga menuturkan, pemerintah desa terus berupaya agar bisa membantu pengerajinan tangan di Setengar, baik dari segi sarana, prasarana dan pemasarannya.

“Kita dari pemerintah desa selalu berusaha membantu dalam pemasaran hasil dari kerajinan tangan, namun kita masih belum ketemu dengan pembeli yang mau menampung dalam jumlah banyak kita hanya bisa memasarkan dalam jumlah yang minim untuk saat ini,”tuturnya.

Selain itu, Abdul Gafar juga mengatakan, agar rotan-rotan yang besar bisa dimanfaatkan pihak desa tengah berupaya membantu mesin untuk pembelah rotan.

“Untuk saat ini kita juga sedang berupaya untuk membantu mesin pembelah rotan, supaya rotan-rotan yang besar bisa mereka manfaatkan, karena untuk membuat kerajinan tangan itu membutuhkan rotan-rotan yang kecil, saat ini mereka hanya bisa memanfaatkan rotan yang kecil saja, kalau yang besar belum bisa dimanfaatkan karena belum ada alat pembelah,” terangnya.

Abdul Gafar juga menambahkan, untuk kedepannya sistem pemasaran akan memanfaatkan BUMDES yang ada di Setengar Desa Cemaga Selatan.

“Dalam pemasaran kita akan melibatkan BUMDES, kita meminta ke BUMDES agar bisa memaksimalkan baik penampungan maupun dalam pemasarannya, itulah wancana kita kedepannya,” lugasnya.

Selain itu Abdul Gafar juga mengakui, ditengah masa pandemi covid-19 BUMDES yang berada di Setengar Desa Cemaga Selatan belum bisa berjalan secara maksimal.

“Dampak dari masa pandemi covid-19 sangat kita rasakan, ini juga berdampak terhadap BUMDES kita, BUMDES kita belum bisa berjalan sempurna di tengah masa pandemi Covid-19 ini, kalau memang ekonomi kita telah pulih, kita berencana BUMDES ini yang akan mengelola hasil pengerajinan ini, untuk ditampung dan dipasarkan,”sebutnya.***dodi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here