Lanud RSA Dukung Penuh Operasi Modifikasi Cuaca di Pulau Serasan Natuna

0
48
Ket Foto : TMC dilaksanakan menggunakan pesawat Cassa NC-212 TNI AU dari Skadron Udara 4 Lanud Abdulrachman Saleh bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Bursakota.co.id, Natuna – Pangkalan TNI AU Raden Sadjad (Lanud RSA) Natuna mendukung penuh operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC), untuk mengurangi curah hujan tinggi bencana banjir bandang dan tanah longsor di Pulau Serasan, Sabtu (11/3/2023).

Operasi TMC dalam rangka Penanganan Darurat Potensi Cuaca Ekstrim di wilayah Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna Provinsi Kepulauan Riau.

Kegiatan TMC dilaksanakan menggunakan pesawat Cassa NC-212 TNI AU dari Skadron Udara 4 Lanud Abdulrachman Saleh bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Danlanud RSA Kolonel Pnb Jajang Setiawan, S.M.,M. Han., PSC(J)., selaku Dansatgas Udara dalam briefing penerbangan menyampaikan tugas unsur udara atau posko Satgas udara Lanud Raden Sadjad hari ini melaksanakan TMC di Pulau Serasan.

“Alhamdulillah pagi ini pertama kali melakukan TMC di Natuna, Lanud RSA mendukung penuh kegiatan ini semoga operasi berjalan dengan lancar, aman serta tujuan bisa tercapai sesuai rencana untuk membantu saudara-saudara di Serasan,” ucapnya.

Perekayasa BRIN, Bapak Jon Arifian mengatakan berupaya melakukan seperti penyemaian garam antara dua sampai dengan 3 sortie hari ini terlihat bahwa kelembaban masih cukup tinggi di wilayah target dan itu akan diintervensi.

Ia menjelaskan bahwa penyemaian pada awan-awan yang akan datang ke lokasi yang kita hindari artinya kita cegah di daerah angin kemudian begitu informasi cuaca mengarahkan awan bergerak menuju lokasi itu sebelum sampai di lokasi kita lakukan intervensi.

“Penyemaian 1 sortie sebanyak 800 kg garam, jadi harapannya awan sudah bergerak atau berproses menjadi hujan sebelum sampai di daerah target,” katanya.

Sementara itu, Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Bapak Guswanto berpesan lakukan dengan profesional bahwa TMC ini memiliki misi kemanusiaan yang harus mencegah tidak muncul hujan diserap artinya evakuasinya supaya berjalan dengan baik.

“Misi ini semuanya sudah diserahkan kepada Danlanud yang bertanggung jawab jadi mohon tidak ada yang liar dan semua pergerakan harus dari Lanud. Selamat bertugas kepada tim semoga berhasil mestinya sesuai dengan waktu yang telah diberikan,” tutupnya.

Pada pelaksanaan penerbangan menabur garam di awan dengan pesawat Cassa NC-212 TNI AU dipiloti Mayor Pnb Gestha, Lettu Pnb Yanuar dan Letda Pnb Fajar. Adapun area penyemaian perairan sebelah barat daya dan tenggara Serasan. ketinggian semai 9000 feet, ketinggian puncak awan sisi barat daya 11.000 feet dan sisi tenggara 9000 feet.(Bk/Dika)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini