Lanud RSA Natuna Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW

0
7
Ket Foto : Komandan Lanud RSA, Kolonel Pnb Dedy Iskandar, S.Sos., M.M.S., M.Han memberikan sambutan pada peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW

Bursakota.co.id, Natuna – Di tengah lautan luas di ujung utara Indonesia, para prajurit Lanud Raden Sadjad (RSA) Natuna penjaga Natuna memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1445 H dengan penuh khidmat, bertempat di Masjid Baitul Amal Hidayah, Skadron Udara 52, Lanud RSA, Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Senin (12/2/2024) malam.

Peringatan ini menjadi momen refleksi spiritual bagi para prajurit yang bertugas menjaga kedaulatan wilayah Indonesia di Natuna.

Acara ini dihadiri oleh Komandan Lanud RSA, Kolonel Pnb Dedy Iskandar, S.Sos., M.M.S., M.Han., para pejabat Lanud RSA, Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 17/D.I Lanud RSA beserta pengurus, dan seluruh personel Lanud RSA beserta keluarga.

Dalam sambutannya, Komandan Lanud RSA mengatakan bahwa, Perjalanan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW mengandung banyak hikmah dan pelajaran yang dapat dipetik. Salah satu hikmah penting dari peristiwa ini adalah tentang pentingnya sholat.

Di Masjidil Aqsa, Nabi Muhammad SAW menerima perintah sholat lima waktu langsung dari Allah SWT. Perintah ini merupakan bukti bahwa sholat adalah salah satu ibadah yang sangat penting dalam agama Islam.

Peringatan Isra Mi’raj 1445 H/ 2024 M mengambil tema yaitu “Aktualisasi Nilai-nilai Memperingati Isra Mi’raj dan Pengalaman Ibadah di Tengah Terpaan Digitalisasi, ” Tema ini dipilih dengan tujuan untuk memberikan pesan spiritual yang kuat bagi para prajurit di era digitalisasi yang penuh dengan tantangan dan godaan.

“Dalam konteks ini, nilai-nilai Isra’ Mi’raj dapat menjadi pedoman bagi kita dalam menghadapi era digitalisasi,” ujar Kolonel Pnb Dedy Iskandar.

Ia juga mengajak prajurit Lanud RSA dalam menggunakan teknologi dengan bijak dan bertanggung jawab agar dapat membawa manfaat bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat dan TNI Angkatan Udara khususnya.

Pada kesempatan ini, Lanud RSA juga menghadirkan penceramah KH. Hamim Thohari, Pimpinan Pondok Pesantren Sebadai Ulu, Desa Kelanga, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kabupaten Natuna.

Dalam ceramahnya, Bapak Hamim Thohari menyampaikan tentang makna dan hikmah dari peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW serta pentingnya menjaga nilai-nilai spiritual di tengah era digitalisasi yang penuh dengan godaan.

Peringatan Isra Mi’raj di Natuna diharapkan dapat memberikan kekuatan spiritual bagi para prajurit dalam menjalankan tugas mulia mereka menjaga kedaulatan NKRI. Dengan nilai-nilai spiritual yang kuat, para prajurit akan menjadi benteng yang kokoh di ujung utara terdepan NKRI.

Editor : Dika

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini