Musim Hujan Tiba, Kenedi Himbau Warga Tuba Waspada Bencana Alam

0
54

Bursakota.co.id, Tuba – Mengingat di setiap tahun ada beberapa daerah di Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung, yang sering terjadi bencana alam di beberapa titik, seperti angin puting beliung dan banjir tahunan.

Kepala Bandan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Tulang Bawang, Kenedi menyampaikan terkait dengan bencana alam tahunan yang setiap tahunnya terjadi pada beberapa titik rawan banjir dan angin puting beliung, dihimbau kepada warga agar selalu waspada, terutama warga yang bermukin di titik-titik rawan banjir dan angin puting beliung.

“Kita himbauan kepada semua warga masyarakat Tulang Bawang, khususnya kepada warga yang bermukim pada titik-titik rawan banjir dan angin puting beliung agar selalu waspada,”ujar Kenedi kepada bursakota.co.id, melalui pesan WhatsApp (WA) Sabtu (15/01/22).

Ia juga menghimbau kepada semua warga yang berada di tempat rawan banjir dan angin puting beliung agar kiranya dapat mengemas barang berharga, dan buku sertipikat tanah atau rumah, serta surat-surat penting lainnya, di tempat yang lebih aman, agar tidak terkena air hujan dan banjir nantinya.

Sesuai surat edaran Bupati Dr.Hj Winarti SE.MH dan Wakil Bupati Tulang Bawang Hendriwansyah telah menghimbau kepada seluruh Camat Se-kabupaten Tulang Bawang, menghimbau dengan surat edaran, Nomor 360/32 /VI/TB/IX/2021 tentang, Peningkatan Kesiapsiagaan Terhadap Potensi Terjadinya Longsor, Banjir, dan Angin Puting Beliung.

Berdasarkan Surat dari PLT Deputi Bidang Klimatologi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Nomor KL.00.02./023/PIC.DK/IX/2021, tanggal 2 September 2021 Prihal :Prakiraan Musim Hujan2021/2022 Bulan September adalah masa peralihan dari musim kemarau ke musim Hujan 2021.

“Dan diperkirakan untuk wilayah Lampung akan memasuki awal musim hujan pada September hingga Nopember 2021. Adapun puncak musim hujan diprediksi akan terjadi pada bulan Januari hingga Februari 2022 saat ini,”jelasnya.

Laporan : Zulkifli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here