Pemkab Anambas Gelar Rapat Intervensi Serentak Pencegahan Stunting

0
22
Ket Foto : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas menggelar Rapat Persiapan Pelaksanaan Kegiatan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Kabupaten Kepulauan Anambas yang di laksanakan di Aula Rapat Dr. Muhammad Zein Lt 3 Kantor Bupati, Rabu (29/5/2024).

Bursakota.co.id, Anambas – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas menggelar Rapat Persiapan Pelaksanaan Kegiatan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Kabupaten Kepulauan Anambas yang di laksanakan di Aula Rapat Dr. Muhammad Zein Lt 3 Kantor Bupati, Rabu (29/5/2024).

Pada rapat tersebut, Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Wan Zuhendra menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini dilakukan untuk mendeteksi dini masalah gizi, memberikan edukasi pencegahan stunting kepada seluruh sasaran dan melakukan intevensi bagi sasaran yang memiliki masalah gizi serta meningkatkan kunjungan cakupan sasaran ke Posyandu.

“Jadi intevensi ini memang perlu dilakukan, setidaknya upaya sudah dilakukan untuk mengatasi masalah stunting, demi masa depan generasi penerus yang cakupan gizinya terpenuhi,” ujar Wan Zuhendra.

“Pencegahan stunting di Kabupaten Kepulauan Anambas tidak bisa dilakukan oleh perorangan, butuh pergerakan dan kolaborasi dari banyak pihak agar target pencegahan stunting bisa benar-benar maksimal,” sambung Wan.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Anambas, Islam Malik mengatakan bahwa intervensi tidak hanya dilakukan kepada ibu hamil ataupun sebuah keluarga, namun pasangan yang akan menikah juga perlu di berikan sosialisasi untuk menekan angka stunting ini.

“Upaya untuk menekan angka stunting juga perlu dilakukan kepada pasangan yang akan menikah, jadi edukasi sejak dini kepada mereka diharapkan bisa membuat stunting turun, hal ini merupakan tugas kita bersama,” kata Islam Malik.

Pada kesempatan yang sama, Akmaruzzaman menyampaikan bahwa data stunting di tahun 2023 berada di angka 5,2 persen dan sempat menurun ke angka 4,3 persen. Pada tahun 2024 ini angka tersebut harus bisa ditekan yang merupakan tugas dari semua pihak mengimplementasikan ini.

“Data tahun 2024 bulan Februari itu bayi yang lahir lebih kurang 3802 orang di Anambas, tugas kita bersama untuk memantau dan memastikan agar persentase stunting di Anambas turun dari tahun sebelumnya,” kata Akmaruzzaman.(Bk/Wn).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini