Aliansi Mahasiswa Kadatua Kecam Kematian Perempuan di Buton Selatan, Desak Pengusutan Tuntas

0
193
FOTO : Aliansi Himpunan Mahasiswa Pemuda Pelajar Kadatua bersama Kon-Federasi Pemuda Kapoa

Buton Selatan – Aliansi Himpunan Mahasiswa Pemuda Pelajar Kadatua bersama Kon-Federasi Pemuda Kapoa menyatakan sikap tegas mengecam keras dugaan tindak kekerasan terhadap seorang perempuan yang berujung pada kematian di wilayah Kabupaten Buton Selatan.

Dalam pernyataan resminya, Minggu (12/4/2026), aliansi menilai peristiwa tersebut bukan sekadar tragedi biasa, melainkan indikasi serius adanya dugaan kekerasan fisik dan tekanan psikis yang dialami korban sebelum meninggal dunia.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban sebelumnya dilaporkan hilang pada Jumat, 3 April 2026. Setelah dilakukan pencarian selama dua hari, korban akhirnya ditemukan dan kembali ke rumah dalam kondisi memprihatinkan.

Korban disebut sempat mengaku disekap oleh terduga pelaku selama masa hilangnya. Kesaksian tersebut diperkuat dengan kondisi fisik korban yang mengalami lebam di hampir seluruh tubuh, serta pakaian yang ditemukan dalam keadaan rusak.

Namun, belum sempat pulih dari kondisi tersebut, dua hari setelah kembali ke rumah, korban ditemukan meninggal dunia pada Minggu malam, 5 April 2026. Dugaan sementara, korban meninggal akibat gantung diri yang diduga dipicu tekanan psikologis berat pascakejadian yang dialaminya.

Aliansi menilai, kematian korban tidak bisa serta-merta disimpulkan sebagai bunuh diri tanpa penyelidikan menyeluruh terhadap dugaan kekerasan yang terjadi sebelumnya.

“Peristiwa ini adalah alarm keras bagi kita semua. Ada dugaan perampasan kemerdekaan, kekerasan fisik, hingga tekanan psikis berat yang tidak boleh diabaikan,” demikian pernyataan aliansi.

Atas dasar itu, mereka menyampaikan sejumlah tuntutan kepada aparat penegak hukum, di antaranya:

Mendesak kepolisian untuk segera melakukan penyelidikan dan penyidikan secara cepat, profesional, dan transparan

Meminta adanya supervisi dari pimpinan kepolisian daerah agar proses hukum berjalan objektif

Menuntut pengusutan menyeluruh terhadap dugaan penyekapan dan kekerasan

Menolak segala bentuk pengaburan fakta serta mendesak keterbukaan informasi publik

Menyatakan komitmen untuk terus mengawal kasus hingga tuntas

Aliansi juga mengajak masyarakat luas untuk turut mengawasi jalannya proses hukum demi memastikan keadilan bagi korban benar-benar ditegakkan.

“Tidak boleh ada ruang bagi pelaku kekerasan untuk lolos dari pertanggungjawaban hukum. Keadilan untuk korban adalah harga mati,” tegas mereka.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik dan diharapkan dapat ditangani secara serius oleh aparat berwenang guna mengungkap fakta sebenarnya di balik kematian korban.

Laporan : La Ode

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini