Intelijen Polri Peringati Hari Jadi ke-80, Satintelkam Polres Natuna Gelar Baksos untuk Masyarakat

0
21
Gelaran baksos Satintelkam Polres Natuna

Natuna – Setiap tanggal 2 Januari menjadi momen bersejarah bagi jajaran Kepolisian Republik Indonesia, khususnya bagi keluarga besar Intelijen Polri.

Tanggal ini ditetapkan sebagai Hari Jadi Fungsi Intelijen Polri, berdasarkan Keputusan Kapolri Nomor: KEP/341/II/2025 tanggal 19 Februari 2025.

Sebagai wujud syukur dan kepedulian, Satuan Intelijen dan Keamanan (Satintelkam) Polres Natuna turut memeriahkan peringatan Hari Jadi Intelijen Polri ke-80 dengan melaksanakan kegiatan bakti sosial.

Kegiatan tersebut diisi dengan penyerahan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kabupaten Natuna.

Kasat Intelkam Polres Natuna, AKP Suranta Surbakti, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk nyata pengabdian dan kedekatan Intelijen Polri dengan masyarakat.

“Bakti sosial ini kami lakukan sebagai ungkapan syukur atas perjalanan panjang fungsi intelijen dalam menjaga keamanan negara, sekaligus bentuk kepedulian terhadap sesama. Intelijen Polri tidak hanya hadir di balik layar keamanan, tetapi juga berperan aktif membangun empati sosial di tengah masyarakat,” ujar AKP Suranta, Jumat (2/1/2026).

Ia menambahkan, penetapan tanggal 2 Januari 1946 sebagai Hari Jadi Intelijen Polri memiliki makna sejarah yang mendalam. Momentum tersebut merefleksikan aksi heroik aparat intelijen dalam mengawal simbol negara, yakni Presiden dan Wakil Presiden, di tengah situasi revolusi kemerdekaan.

“Peristiwa itu mencerminkan nilai jiwa korsa, strategi, dan pengabdian tinggi yang menjadi inspirasi bagi generasi intelijen masa depan,” ungkapnya.

Penetapan ini merupakan hasil dari serangkaian kajian dan Focus Group Discussion (FGD) yang digelar oleh Baintelkam Polri pada 17 Februari 2025.

Proses tersebut diawali dengan Keputusan Kepala Baintelkam Polri Nomor: KEP/140/X/2024 dan Surat Perintah Tugas Nomor: Sprin/425/II/IPP.3.1.16/2025, yang menugaskan penyusunan dasar historis penetapan hari jadi Intelijen Polri.

Lebih lanjut, AKP Suranta menyampaikan bahwa peringatan ke-80 tahun ini menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran intelijen untuk memperkuat arah pengembangan fungsi intelijen ke depan.

“Kami berharap fungsi intelijen Polri semakin berfokus pada profesionalisme, modernisasi, transparansi, dan peningkatan kepercayaan publik. Keempat hal ini menjadi pondasi utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban nasional secara berkelanjutan,” tegasnya.

Melalui semangat peringatan ini, Intelijen Polri diharapkan terus menjadi garda terdepan dalam mendeteksi dan mencegah berbagai potensi ancaman terhadap keamanan negara, serta tetap menjadi sumber informasi yang akurat, cepat, dan terpercaya demi terwujudnya rasa aman dan damai di tengah masyarakat. (Bk/Dika)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini