Batam – Pelaksanaan Operasi Liong Seligi 2026 yang digelar oleh Polda Kepulauan Riau sejak 13 Februari hingga 24 Februari 2026 secara umum berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Berdasarkan hasil evaluasi akhir, tidak ditemukan kejadian menonjol berupa gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) maupun kecelakaan lalu lintas di lokasi dan ruas jalan yang menjadi target operasi.
Operasi ini dilaksanakan dalam rangka pengamanan perayaan Tahun Baru Imlek 2577/2026, sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan jaminan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
Selama periode operasi berlangsung, situasi kamtibmas di seluruh kabupaten dan kota wilayah hukum Polda Kepri terpantau stabil tanpa gejolak maupun gangguan signifikan.
Dari sisi penegakan hukum, Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) berhasil mengungkap sebanyak 10 kasus selama periode 13 hingga 19 Februari 2026. Rinciannya, lima kasus merupakan target operasi dan lima kasus lainnya merupakan kasus tertangkap tangan.
Capaian tersebut menunjukkan efektivitas langkah preventif dan represif yang dilakukan jajaran kepolisian selama operasi berlangsung.
Lalu Lintas Aman, Objek Prioritas Terjaga
Pada aspek keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas), sejumlah ruas jalan prioritas seperti Jalan Kintamani dan Jalan Engku Putri di Kecamatan Batam Kota, serta Jalan Coastarina di Kecamatan Bengkong, terpantau aman, lancar, dan nihil kecelakaan lalu lintas.
Sementara itu, sejumlah objek vital yang menjadi fokus pengamanan, seperti Vihara Duta Maitreya Monastery, Pelabuhan Internasional Batam Center, Mega Mall Batam Centre, Wahana Wisata Ocarina, dan Batam Zoo Paradise, juga terpantau aman tanpa gangguan kamtibmas.
Sinergi Personel dan Dukungan Masyarakat Jadi Kunci
Kapolda Kepulauan Riau, Asep Safrudin, melalui Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol. Nona Pricillia Ohei, menyampaikan bahwa keberhasilan Operasi Liong Seligi 2026 merupakan hasil kerja keras seluruh personel kepolisian yang didukung sinergi lintas instansi serta partisipasi aktif masyarakat.
“Selama pelaksanaan operasi, situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas terpantau aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat merayakan Tahun Baru Imlek dengan rasa aman dan nyaman,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa meskipun operasi telah berakhir, Polda Kepri tetap berkomitmen meningkatkan kesiapsiagaan dan pelayanan kepolisian guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kepulauan Riau.
Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta para pemangku kepentingan yang telah berperan aktif menjaga situasi tetap kondusif.
Masyarakat Diimbau Manfaatkan Layanan Kepolisian
Dalam kesempatan tersebut, masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian, ingin melihat peta kerawanan, atau menyampaikan pengaduan, diimbau untuk menghubungi Call Center 110 atau menggunakan aplikasi Polri Super Apps yang tersedia di Google Play maupun App Store.
Dengan berakhirnya Operasi Liong Seligi 2026, situasi keamanan di wilayah Kepulauan Riau diharapkan tetap terjaga secara berkelanjutan melalui sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat.
Editor : Papi













