
Buton Tengah – Bupati Buton Tengah menyampaikan kabar menggembirakan bagi masyarakat Talaga. Pemerintah Kabupaten Buton Tengah menerima kunjungan tim dari BLU Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral yang didampingi Kepala PLN Unit Induk Wilayah Sulawesi Tenggara serta perwakilan Dinas ESDM Sulawesi Tenggara, sebagai tindak lanjut audiensi sebelumnya dengan Dirjen Migas dan Plt Dirjen Ketenagalistrikan.
Kunjungan tersebut merupakan respons atas proposal permohonan yang telah diajukan Pemkab Buton Tengah kepada Kementerian ESDM dan juga ke Bappenas.
Upaya ini dilakukan untuk mempercepat pemerataan akses listrik, khususnya di wilayah Talaga yang hingga kini masih terdapat desa belum teraliri listrik.
Bupati mengungkapkan, tim dijadwalkan turun langsung ke Kecamatan Talaga dengan fokus pada Desa Wulu, Desa Talaga Besar, dan Desa Kokoe,tiga desa yang belum menikmati layanan listrik.
Di lokasi tersebut, tim akan menginap untuk melakukan survei teknis, termasuk pengambilan sampel tanah dan kajian kelayakan pembangunan infrastruktur kelistrikan yang akan direncanakan.
Selain itu, melalui Direktorat Ketenagalistrikan, pemerintah daerah juga tengah melakukan pendataan rumah warga yang belum teraliri listrik untuk diusulkan mendapatkan bantuan pemasangan kWh gratis dari pemerintah pusat. Program ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat rasio elektrifikasi di Buton Tengah.
Bupati menegaskan komitmennya dalam mengawal penuh proses tersebut. Ia telah menugaskan Camat Talaga dan Kepala Dinas Perumahan untuk mendampingi tim selama di lapangan. Bahkan, Sekretaris Daerah direncanakan turut melakukan pendampingan.
“Insya Allah saya juga akan hadir langsung di Talaga saat launching atau peresmian nanti. Semoga Talaga segera terang di malam hari,” ujarnya penuh harap.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Buton Tengah dalam memastikan seluruh wilayah mendapatkan akses listrik yang layak, demi mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Laporan : Haris












