Pimpin Gema Batam ASRI 2026, Amsakar Tegaskan Gerakan Bersih Kota Bukan Seremoni

0
28
FOTO : Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra memimpin Gerakan Masyarakat Batam Aman, Sehat, Resik, dan Indah (Gema Batam ASRI) 2026 yang dipusatkan di kawasan Simpang K-Square, Batamcentre, Rabu (11/2/2026).

Batam – Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra memimpin Gerakan Masyarakat Batam Aman, Sehat, Resik, dan Indah (Gema Batam ASRI) 2026 yang dipusatkan di kawasan Simpang K-Square, Batamcentre, Rabu (11/2/2026).

Gerakan ini dilaksanakan serentak di 12 kecamatan dengan melibatkan 5.600 peserta. Kegiatan tersebut turut didukung Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pemerintah Kota Batam, serta berbagai elemen masyarakat.

Dalam arahannya, Amsakar menegaskan bahwa Gema Batam ASRI merupakan tindak lanjut dari kebijakan nasional Gerakan Indonesia ASRI yang diinstruksikan Presiden RI Prabowo Subianto.

“Substansi gerakan ini adalah bagaimana kita bergerak bersama menjadikan Batam aman, sehat, resik, dan indah. Presiden menegaskan tidak ingin lagi melihat kota-kota yang kotor, penuh sampah, baliho semrawut, hingga kabel listrik yang mengganggu estetika,” ujarnya.

Ia menekankan, gerakan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah konkret dan berkelanjutan. Sasaran aksi meliputi pembersihan lingkungan kantor, sekolah, rumah toko (ruko), hotel, serta fasilitas publik hingga tingkat kelurahan dan kecamatan. Selain itu, dilakukan normalisasi drainase primer dan sekunder guna mengantisipasi banjir, termasuk pembersihan area waduk untuk menjaga ketersediaan air bersih.

Amsakar juga mengaitkan penataan kota dengan pertumbuhan sektor pariwisata. Ia menyebutkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Batam terus menunjukkan tren peningkatan.

“Pada 2024, kunjungan wisman mencapai 1,3 juta orang dan meningkat menjadi 1,6 juta pada 2025. Dengan Batam yang semakin ASRI, kita targetkan pada 2026 bisa mencapai 1,7 hingga 1,8 juta wisman,” katanya.

Usai apel, Wali Kota dan Wakil Wali Kota bersama Forkopimda meninjau sejumlah titik, di antaranya saluran drainase Pandan Wangi. Di lokasi tersebut, Amsakar turut mengoperasikan alat berat untuk mengeruk sedimen guna memperlancar aliran air.

Rombongan kemudian bergerak ke Dapur 12, Sagulung, membersihkan tumpukan sampah di sepanjang tepi jalan protokol. Peninjauan ditutup di Dataran Engku Hamidah dengan aksi bersih-bersih bersama masyarakat.

Di akhir kegiatan, Amsakar menginstruksikan agar jadwal gotong royong rutin segera disusun sebagai langkah menjaga kebersihan secara konsisten.

“Jadikan kebersihan sebagai karakter dalam kehidupan sehari-hari. Jika budaya bersih tertanam kuat pada setiap warga, Batam akan menjadi kota yang semakin baik,” tegasnya.

Editor : Papi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini