PT Industri Karet Deli Resmikan PLTS Atap 10 MWp Terbesar di Sumatera Utara

0
68
FOTO : PT Industri Karet Deli (IKD) resmi mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap berkapasitas 10.004.630 watt peak (Wp) atau sekitar 10 MWp di fasilitas produksinya di Kota Medan, Kamis (6/2/2026).

Medan – PT Industri Karet Deli (IKD) resmi mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap berkapasitas 10.004.630 watt peak (Wp) atau sekitar 10 MWp di fasilitas produksinya di Kota Medan, Kamis (6/2/2026).

Dengan kapasitas tersebut, PLTS Atap milik IKD tercatat sebagai yang terbesar di sektor industri di Provinsi Sumatera Utara hingga saat ini.

Pengoperasian PLTS Atap ini menjadi wujud komitmen PT Industri Karet Deli dalam mendukung transisi energi bersih, mengurangi emisi karbon, serta memperkuat praktik industri yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

PT Industri Karet Deli merupakan produsen ban nasional dengan merek Swallow, Delium, dan Deli Tire yang mencakup segmen sepeda, sepeda motor, mobil dan truk, serta ban industri. Produk IKD telah dipasarkan di pasar domestik dan ekspor dengan komitmen terhadap kualitas, keselamatan, dan keberlanjutan.

Peresmian PLTS Atap ini dihadiri perwakilan Pemerintah Kota Medan, Wakil Duta Besar Kerajaan Norwegia untuk Indonesia, Head of Economic Affairs Kedutaan Besar Belanda untuk Indonesia, Perwakilan Uni Eropa untuk Indonesia, PT PLN (Persero), Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan ESDM Provinsi Sumatera Utara, perwakilan anggota dewan, KADIN, APINDO, jajaran manajemen PT Industri Karet Deli, serta PT Greenroof Energy Indonesia selaku pengembang proyek.

PLTS Atap yang rampung dibangun pada tahun 2025 ini diproyeksikan mampu menghasilkan energi listrik bersih sekitar 12–13 GWh per tahun dan dimanfaatkan langsung untuk mendukung operasional pabrik. Dari sisi lingkungan, sistem ini diperkirakan dapat menurunkan emisi karbon hingga 10.000 ton CO₂ per tahun, setara dengan penanaman sekitar 450.000 pohon.

Direktur PT Industri Karet Deli, Darkiat Tjangnaka, menyampaikan bahwa pengoperasian PLTS Atap ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam mendukung kebijakan transisi energi nasional sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.

“Peresmian PLTS Atap berkapasitas 10 MWp ini menjadi tonggak penting dalam transformasi energi PT Industri Karet Deli. Energi yang dihasilkan dimanfaatkan langsung untuk mendukung operasional pabrik, meningkatkan efisiensi, serta memperkuat ketahanan pasokan listrik. Ke depan, kami berkomitmen terus mengkaji peluang penambahan kapasitas seiring perkembangan kebutuhan energi dan teknologi,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemerintah Kota Medan, Citra Effendy Capah, menyampaikan apresiasi atas peresmian PLTS Atap tersebut.

Ia menilai inisiatif IKD sebagai langkah konkret dalam mendorong pemanfaatan energi ramah lingkungan di Kota Medan serta sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah.

Pemerintah Kota Medan juga mendorong agar langkah PT Industri Karet Deli dapat menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lain dalam mengembangkan bisnis yang inovatif, berorientasi jangka panjang, serta berkontribusi terhadap peningkatan kualitas lingkungan dan daya saing industri.

Dari sisi ketenagalistrikan, Manager PLN UP3 Medan Utara, Hiro Pingkir Pardede, menyampaikan bahwa pengembangan PLTS Atap di PT Industri Karet Deli merupakan bentuk nyata dukungan pelanggan industri terhadap transisi energi dan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Sebagai pelanggan besar PLN dengan daya terpasang 22,86 MW, PT Industri Karet Deli dinilai memiliki potensi signifikan dalam pengembangan pemanfaatan energi bersih secara terintegrasi. PLN juga mendorong pemanfaatan kendaraan listrik di lingkungan industri sebagai bagian dari upaya pengurangan emisi.

PLTS Atap ini dikembangkan oleh PT Greenroof Energy Indonesia, perusahaan joint venture antara Norfund lembaga investasi pembangunan milik Pemerintah Norwegia dan Climate Fund Managers yang didukung Uni Eropa. Proyek ini dirancang dan dibangun sesuai standar teknis, keselamatan, serta ketentuan ketenagalistrikan yang berlaku.

Melalui proyek PLTS Atap ini, PT Industri Karet Deli menegaskan komitmennya terhadap penerapan prinsip ESG, pengembangan energi baru terbarukan, serta pengurangan emisi gas rumah kaca sebagai bagian dari strategi keberlanjutan jangka panjang perusahaan.

Editor : Papi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini