Puting Beliung Terjang Buton Tengah, Enam Rumah Warga Rusak Parah

0
203
Keterangan foto : Rumah warga yang terdampak angin puting beliung di desa one waara Buteng

Buton Tengah – Angin puting beliung disertai hujan lebat menerjang Desa One Waara, Kecamatan Lakudo, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara, Jumat (20/3/2026) sekitar pukul 17.15 WITA, tepat menjelang waktu berbuka puasa di penghujung bulan Ramadan.

Peristiwa tersebut terjadi hanya dalam hitungan menit, namun dampaknya cukup signifikan. Angin berputar kencang merusak sejumlah rumah warga dan menerbangkan atap serta material bangunan.

Berdasarkan data sementara, sedikitnya enam rumah warga terdampak dengan tingkat kerusakan yang bervariasi, mulai dari sedang hingga berat. Beberapa rumah dilaporkan mengalami kerusakan parah setelah bagian atap diterbangkan angin, bahkan sebagian bangunan roboh hingga setengah badan rumah.

Kejadian ini tersebar di tiga dusun, yakni Dusun Lampangura, Dusun Kaiselai, dan Dusun Wamengkoli. Rumah yang terdampak di antaranya milik almarhum La Ungke, almarhum La Harisi, La Minggu, Marni, Jamal, serta rumah almarhum La Iba yang saat ini ditempati oleh anaknya, Iqra.

Salah seorang warga, Kamil yang juga anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) One Waara, mengungkapkan bahwa saat kejadian berlangsung, sebagian rumah dalam kondisi berpenghuni.

“Dari enam rumah yang terdampak, satu rumah dalam keadaan kosong, sementara tiga rumah lainnya masih ada penghuni di dalam saat kejadian,” ujarnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan cukup besar akibat kerusakan bangunan.

Hingga Sabtu (21/3/2026), bertepatan dengan suasana Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, warga terdampak masih bertahan di rumah masing-masing dalam kondisi darurat di lokasi kejadian.

Warga berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah maupun pihak terkait, terutama untuk perbaikan rumah serta pemenuhan kebutuhan logistik harian.

“Semoga ada bantuan yang segera datang, baik dari pemerintah maupun para dermawan,” harap salah satu warga terdampak.

Editor : Papi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini