
Koto Gasib — Wakil Bupati Siak Syamsurizal mengapresiasi komitmen PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) dalam mendukung percepatan penurunan stunting dan peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak di 28 desa wilayah operasional perusahaan.
Apresiasi tersebut disampaikan saat menghadiri Stakeholder Meeting Program Kesehatan Masyarakat Community Development PT RAPP di Aula Puskesmas Koto Gasib, Kecamatan Koto Gasib, Jum’at (6/2/2026).
Menurutnya, kehadiran program kesehatan dari dunia usaha sangat membantu pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan dasar di tingkat desa dan puskesmas, terutama di tengah keterbatasan anggaran.
“Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih kepada PT RAPP yang telah berkontribusi dalam berbagai program, khususnya di bidang kesehatan. Program seperti ini sangat membantu kami dalam menjalankan program pemerintah, terutama penurunan angka stunting dan peningkatan pelayanan ibu dan anak,” ujarnya.
Syamsurizal juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, puskesmas dan perusahaan agar program kesehatan yang dijalankan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Pemerintah daerah tentu membutuhkan dukungan, terutama untuk pelayanan kesehatan di puskesmas. Kebutuhan yang bersifat dasar dapat dibantu perusahaan melalui CSR, sedangkan program skala besar akan kita upayakan melalui kementerian agar pelayanan kesehatan benar-benar dirasakan masyarakat,” jelasnya.
Kepala Departemen Community Development PT RAPP, Ferdinand Leohansen Simatupang, menjelaskan bahwa perusahaan memiliki dua program prioritas kesehatan masyarakat di wilayah operasionalnya di Kabupaten Siak.
“Program pertama adalah percepatan penurunan stunting melalui kemitraan dengan 67 posyandu di 28 desa pada tujuh kecamatan. Program kedua adalah peningkatan Standar Pelayanan Minimal Kesehatan Ibu dan Anak yang bermitra dengan lima puskesmas,” jelas Ferdinand.
Ia menyebut, program tersebut direncanakan berjalan hingga tahun 2030 agar dampak yang diharapkan dapat tercapai secara optimal.
“Sepanjang tahun 2025, PT RAPP telah melaksanakan penguatan 67 posyandu melalui peningkatan kapasitas kader, pemberian makanan tambahan,” kata dia.
“Termasuk juga, penyuluhan bagi balita dan ibu hamil sebanyak 7.385 paket, PMT pemulihan untuk 25 bayi, penyuluhan kesehatan di 28 desa, serta program rumah anak sigap,” tambahnya.
Memasuki tahun 2026, PT RAPP tetap memprioritaskan program percepatan penurunan stunting di 28 desa serta peningkatan pelayanan puskesmas sesuai standar pelayanan minimal kesehatan ibu dan anak.
Editor : Papi












