Anambas — Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Kadir, mengajak awak media untuk ngopi pagi bersama sebagai ruang dialog dan silaturahmi di awal tahun 2026.
Kegiatan yang turut dihadiri Asisten II Setda Kepulauan Anambas, Yessy Ariessandy, itu berlangsung santai di Restoran Bayhill, Tarempa, Sabtu (31/1/2026).
“Pertemuan ini bukan sekadar ngopi pagi bersama, tetapi menjadi upaya mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dan rekan-rekan jurnalis,” ujar Abdul Kadir saat membuka sesi dialog.
Ia menegaskan, Diskominfotik hadir mewakili Bupati dan Wakil Bupati untuk membangun kembali kerja sama publikasi yang lebih sehat dan terbuka di awal 2026.
Dalam sesi diskusi, sejumlah isu aktual mengemuka. Mulai dari derasnya arus informasi, tantangan penyebaran hoaks, persoalan di tengah masyarakat, hingga tuntutan penyajian berita yang cepat namun tetap berimbang dan faktual.
Beberapa jurnalis menyampaikan kegelisahan, harapan, hingga tuntutan keterbukaan informasi publik. Di antaranya terkait akses data yang lebih cepat, penguatan publikasi program pemerintah daerah, serta pentingnya informasi akurat untuk membendung hoaks yang kerap memicu kegaduhan di tengah masyarakat.
“Terus terang, rekan-rekan media bukan hanya penyampai informasi, tetapi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga kepercayaan publik,” ujar Abdul Kadir yang baru menjabat sebagai Kadiskominfotik Kepulauan Anambas.
Lanjunya, ditengah derasnya arus informasi, komunikasi yang terbuka dan sehat menjadi kunci utama.
Senada, Sekretaris Diskominfotik Kepulauan Anambas, Seljuli Hamurillah, menegaskan bahwa media massa memiliki peran strategis dalam memastikan masyarakat menerima informasi yang benar dan berimbang.
“Perlu ada penyamaan persepsi agar kita bisa meredam kesimpangsiuran informasi dan mencegah tumbuhnya isu-isu menyesatkan,” kata Seljuli.
Ia menambahkan, komunikasi yang intens dan terbuka dengan media menjadi kebutuhan penting demi mendukung kelancaran roda pembangunan Kepulauan Anambas ke depan.
Sementara itu, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfotik Kepulauan Anambas, Hani Eska Saragih, turut memaparkan wacana pelaksanaan Pers Award 2026. Penghargaan ini direncanakan sebagai bentuk apresiasi terhadap insan pers yang konsisten menyajikan informasi edukatif dan membangun.
“Penghargaan ini ditujukan bagi rekan-rekan pers yang tidak hanya memberitakan, tetapi juga mencerdaskan serta menjaga iklim informasi yang sehat,” ujar Hani.
Ia berharap, melalui Pers Award ke depan, akan tumbuh pers yang semakin berperan aktif mendukung pergerakan pembangunan di kabupaten kepulauan perbatasan ini.
Editor : Papi













