Muhammad Tito Karnavian Tegaskan Percepatan Relokasi dan Pembangunan Hunian bagi Korban Banjir di Aceh Utara

0
24
FOTO : Mendagri Tito Karnavian menyerahkan bantuan bagi masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Utara.

Aceh Utara – Pemerintah pusat menegaskan komitmennya untuk mempercepat relokasi serta pembangunan hunian layak bagi masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Utara.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian bersama Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Safrizal ZA, selaku Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera, menekankan bahwa pemerintah tidak ingin masyarakat terlalu lama tinggal di pengungsian.

“Pemerintah tidak ingin ada warga yang terus tinggal di tenda dalam waktu lama. Saya menekankan hunian sementara (huntara) harus segera dibangun agar masyarakat bisa tinggal lebih nyaman sembari menunggu hunian tetap (huntap),” tegas Mendagri.

Menurutnya, masyarakat yang saat ini bermukim di kawasan rawan banjir dan masuk kategori wilayah berisiko tinggi akan direlokasi ke lokasi yang lebih aman. Langkah relokasi tersebut dinilai sebagai solusi terbaik untuk melindungi masyarakat dari potensi bencana serupa di masa mendatang.

“Relokasi merupakan langkah paling aman untuk mencegah masyarakat kembali terdampak jika banjir terjadi lagi,” ujarnya.

Mendagri menjelaskan, bagi masyarakat yang memilih membangun kembali rumah di atas tanah milik sendiri, proses pembangunan akan dikoordinasikan bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Sementara pembangunan hunian dalam bentuk kawasan terpadu akan melibatkan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Ia juga meminta pemerintah daerah segera menyampaikan data warga terdampak secara akurat agar proses pembagian tugas antarinstansi dapat berjalan cepat dan tanpa hambatan.

Selain pembangunan hunian, pemerintah juga akan mengusulkan pembangunan fasilitas pendukung di kawasan relokasi, seperti tempat ibadah, sekolah, serta infrastruktur dasar lainnya.

Seluruh fasilitas tersebut dirancang secara terpadu guna menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan tangguh terhadap bencana.

Dalam kesempatan tersebut, Mendagri turut menyerahkan bantuan kepada warga terdampak banjir. Bantuan tersebut merupakan bagian dari perhatian pemerintah pusat, termasuk dari Prabowo Subianto, berupa perlengkapan ibadah seperti mukena, sajadah, sarung, dan Al-Qur’an.

Selain itu, pemerintah juga menyalurkan ribuan pakaian dan perlengkapan kebutuhan dasar bagi anak-anak maupun orang dewasa guna membantu meringankan beban masyarakat terdampak.

Langkah percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi ini diharapkan dapat segera memulihkan kehidupan masyarakat serta memastikan mereka dapat tinggal di hunian yang aman, layak, dan berkelanjutan.

Editor : Papi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini