Natuna – Upaya peningkatan layanan air bersih bagi masyarakat Sedanau terus dilakukan oleh Perumda Air Minum Tirta Nusa Natuna.
Setelah melalui proses pengerjaan selama dua hari, pemasangan kabel Saluran Kabel Udara Tegangan Rendah (SKUTR) untuk menunjang sistem kelistrikan perluasan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Sedanau akhirnya rampung.
Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Nusa Natuna, Zaharuddin, bahkan turun langsung ke lapangan untuk mengawasi proses pemasangan kabel tersebut. Kehadirannya memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana hingga selesai.
Dengan selesainya pemasangan jaringan kabel tersebut, fasilitas SPAM Sedanau kini siap difungsikan. Pihak Perumda menargetkan pengoperasian sistem air minum tersebut mulai dilakukan pada Jumat (6/3/2026).
“Alhamdulillah proses pemasangan kabel SKUTR sudah selesai. Insyaallah hari ini kita mulai mengoperasikan SPAM-nya agar pelayanan air bersih kepada masyarakat bisa segera berjalan,” ujar Zaharuddin.
Sebelumnya, proses distribusi dan pemasangan kabel sempat menghadapi sejumlah kendala teknis di lapangan. Kabel harus dipotong setiap 300 meter untuk memudahkan pengangkutan karena keterbatasan armada.
Selain itu, pengiriman material juga harus melalui jalur perairan menggunakan pompong, sementara tidak tersedia kapal yang dilengkapi crane untuk proses pengangkatan. Kondisi tersebut membuat tim teknis harus memindahkan kabel secara manual.
Meski menghadapi berbagai keterbatasan peralatan, pekerjaan tetap dapat diselesaikan tepat waktu berkat kerja sama tim di lapangan serta pengawasan langsung dari pimpinan perusahaan daerah tersebut.
Zaharuddin mengatakan, perluasan SPAM Sedanau merupakan bagian dari upaya Perumda Tirta Nusa untuk meningkatkan kualitas dan jangkauan layanan air bersih bagi masyarakat, khususnya di wilayah Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat.
Ia berharap dengan mulai beroperasinya sistem tersebut, distribusi air bersih dapat menjadi lebih stabil dan mampu menjangkau lebih banyak pelanggan.
“Harapan kami tentu masyarakat bisa segera merasakan manfaatnya. Ketersediaan air bersih yang baik adalah kebutuhan dasar yang harus terus kita upayakan bersama,” tutupnya. (Bk/Dika)













