Ngopi Santai di Penyengat, Gubernur Ansar Bahas Potensi Ekonomi Bersama Kadin Kepri

0
20
FOTO : Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, bertemu dengan rombongan Kamar Dagang dan Industri Indonesia Provinsi Kepri di Kedai Kopi Abu, Pulau Penyengat, Sabtu (28/3/2026) sore.

Tanjungpinang – Suasana santai penuh keakraban terlihat saat Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, bertemu dengan rombongan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Provinsi Kepri di Kedai Kopi Abu, Pulau Penyengat, Sabtu (28/3/2026) sore.

Pertemuan yang dikemas dalam nuansa santai itu menjadi ajang silaturahmi antara Gubernur Ansar dengan jajaran pengurus Kadin Kepri periode 2026–2030, sekaligus membahas berbagai peluang pengembangan daerah, khususnya di Pulau Penyengat.

Di sela obrolan ringan, Ansar menyambut hangat kedatangan rombongan Kadin dan mengapresiasi inisiatif silaturahmi tersebut. Ia juga memanfaatkan momen tersebut untuk memperkenalkan perkembangan pembangunan Pulau Penyengat yang kini kian berbenah sebagai destinasi unggulan.

“Sering-seringlah berkunjung ke Pulau Penyengat. Saat ini, pulau ini telah berkembang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kepulauan Riau,” ujarnya.

Menurut Ansar, pembangunan yang dilakukan tidak hanya memperkuat sektor pariwisata, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Pembangunan di Pulau Penyengat ini memberikan multiplier effect, tidak hanya bagi pariwisata tetapi juga meningkatkan perekonomian masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, rombongan Kadin Kepri yang dipimpin Mustafa, bersama Kepala Dinas Perdagangan Kepri Riki Rionaldi, menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi langkah awal menjelang pelantikan pengurus Kadin Kepri periode 2026–2030.

Mustafa mengungkapkan, pelantikan tersebut direncanakan akan menghadirkan perwakilan Kadin Pusat sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan organisasi serta sinergi dengan pemerintah daerah.

Pertemuan yang berlangsung hangat ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan dunia usaha, sekaligus membuka peluang kolaborasi dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Editor : Papi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini