Natuna – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Nusa Kabupaten Natuna menyalurkan air bersih ke KM Bukit Raya yang bersandar di Pelabuhan Selat Lampa, Selasa (31/3/2026).
Penyuplaian air dilakukan menggunakan dua unit mobil tangki dengan kapasitas masing-masing 4 ton, sehingga total air bersih yang disalurkan mencapai 8 ton.
Direktur Utama Perumda Tirta Nusa, Zaharuddin, mengatakan penyuplaian tersebut dilakukan atas permintaan Dinas Perhubungan Kabupaten Natuna.
Hal ini menyusul dampak kemarau panjang yang menyebabkan pasokan air dari Pelabuhan Tanjungpinang tidak dapat dilakukan.
“Kami hari ini mengantar suplai air bersih ke KM Bukit Raya. Ini sebagai bentuk respons atas permintaan Dishub Natuna akibat kondisi kemarau yang cukup panjang,” ujarnya.
Ia menegaskan, Perumda Tirta Nusa siap melayani kebutuhan air bersih kapan saja dan kepada siapa saja yang membutuhkan, terutama dalam kondisi darurat seperti saat ini.
Selain menyuplai kebutuhan kapal, pihaknya juga memprioritaskan pelanggan yang terdampak kemarau, khususnya yang seharusnya mendapat giliran distribusi air namun tidak menerima aliran.
“Pelanggan yang tidak mendapatkan air saat jadwal distribusi tetap menjadi prioritas kami, selama mereka menyampaikan laporan kepada petugas,” jelasnya.
Zaharuddin juga memaparkan kondisi terkini sumber air di sejumlah wilayah. Untuk sumber air di Gunung Ranai, saat ini kapasitasnya hanya sekitar 40 persen.
Jika cuaca panas terus berlangsung hingga satu bulan ke depan, stok diperkirakan turun hingga 10 persen, yang berpotensi menghilangkan tekanan distribusi air.
Sementara itu, cadangan air di Bukit Berangin masih berada di kisaran 70 persen. Namun jika kemarau berlanjut, diprediksi akan menyusut sekitar 30 persen. Kondisi ini masih memungkinkan penerapan sistem distribusi bergilir, meski dengan durasi dan interval yang lebih panjang.
Untuk wilayah lain, kondisi relatif lebih stabil. Embung Sedanau dilaporkan belum mengalami penyusutan signifikan, sedangkan embung di Pulau Laut tercatat mengalami penurunan sekitar 25 sentimeter.
Perumda Tirta Nusa sendiri mengelola distribusi air bersih di sejumlah wilayah operasional, meliputi Ranai, Bunguran Timur, Bunguran Tengah, Bunguran Selatan, Bunguran Timur Laut, Desa Ceruk, Pulau Laut, Pian Tengah, dan Sedanau.
“Wilayah-wilayah ini menjadi fokus pemantauan kami setiap hari agar kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi,” tutupnya. (Bk/Dika)













