Sekda Natuna Resmi Buka Kejuaraan Silat, Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi

0
18
Sekda Natuna memukul gong tanda di mulainya Turnamen Natuna Youth Fighter Pencak Silat Championship Tahun 2026

Natuna – Turnamen Natuna Youth Fighter Pencak Silat Championship Tahun 2026 resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna, Boy Wijanarko Varianto, di Gelanggang Olahraga (GOR) Air Mulung, Ranai, Jumat (1/5/2026).

Kejuaraan yang juga bertajuk Natuna Youth Fighter IPSI Cup 2026 ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai 1 hingga 3 Mei 2026, di GOR Air Mulung, Kelurahan Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur.

Kegiatan ini merupakan inisiatif Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Natuna sebagai bagian dari upaya pembinaan atlet sekaligus ajang pencarian bibit pesilat muda berbakat di daerah. Selain itu, turnamen ini juga bertujuan meningkatkan kualitas serta jam terbang atlet pencak silat Natuna.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah unsur penting daerah, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Natuna, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Natuna, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Natuna.

Ketua IPSI Kabupaten Natuna, Anto Harahap, dalam laporannya menyampaikan bahwa kejuaraan ini diikuti oleh 68 peserta dari berbagai perguruan silat di Natuna. Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan akan berlangsung selama tiga hari dengan mempertandingkan sejumlah kategori.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk melestarikan seni pencak silat, menjaring atlet-atlet potensial di Natuna, serta mempererat tali silaturahmi antarperguruan silat,” ujarnya.

Anto juga berharap kegiatan dapat berjalan dengan lancar sesuai rencana. Ia turut menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan masih terdapat kekurangan.

“Mungkin dalam pelaksanaan nanti masih terdapat kekurangan, untuk itu kami menyampaikan permohonan maaf sejak dini,” tambahnya.

Sementara itu, Sekda Natuna Boy Wijanarko Varianto dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen tersebut. Ia menilai semangat dan antusiasme para peserta menjadi energi positif bagi kemajuan olahraga di daerah.

“Senyum dan semangat adik-adik yang hadir hari ini menjadi penyemangat bagi kita semua,” ucapnya.

Boy menegaskan bahwa pencak silat bukan sekadar olahraga bela diri, melainkan juga merupakan warisan budaya bangsa Indonesia yang harus terus dilestarikan. Ia juga mengingatkan bahwa kejuaraan ini bukan hanya tentang meraih kemenangan, tetapi menjadi langkah awal dalam proses pembinaan menuju jenjang yang lebih tinggi.

“Kejuaraan ini bukan hanya untuk memperebutkan juara, tetapi menjadi awal bagi kalian untuk dilatih dan dimatangkan menuju kompetisi yang lebih tinggi,” katanya.

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan positif seperti ini mampu mengarahkan generasi muda pada aktivitas yang bermanfaat serta menjauhkan dari hal-hal negatif.

“Semoga dari kegiatan ini lahir atlet-atlet baru yang dapat mengharumkan nama Natuna, baik di tingkat Porprov, Popda, hingga nasional,” harapnya.

Mengakhiri sambutannya, Boy secara resmi membuka turnamen dengan mengucapkan “Bismillah” yang dilanjutkan dengan pemukulan gong sebagai tanda dimulainya kejuaraan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan pencak silat di Natuna semakin berkembang serta mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi. (Bk/Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini