Gubernur Ansar Ahmad Lepas Ekspor Ayam Hidup Kepri ke Singapura

0
21
FOTO : Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad saat melepas ekspor ayam hidup ke Singapura

Bursakota.co.id, Bintan – Provinsi Kepulauan Riau kembali menorehkan prestasi membanggakan di sektor peternakan unggas. Dari wilayah perbatasan Indonesia, Kepri berhasil menjadi satu-satunya provinsi di Indonesia yang mampu melaksanakan ekspor ayam hidup (live bird) ke Singapura.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa sektor peternakan unggas di Kepulauan Riau terus berkembang semakin maju, modern, dan memiliki daya saing internasional.

Ekspor ayam hidup dilakukan melalui perusahaan peternakan modern PT Ciomas Adisatwa dan PT Indojaya Agrinusa (Japfa Group) yang berlokasi di Kabupaten Bintan.

Dengan penerapan sistem pemeliharaan modern, biosecurity yang ketat, serta pengawasan kesehatan hewan secara berkelanjutan, ayam hidup asal Kepri berhasil memenuhi standar kualitas dan kesehatan yang ditetapkan Pemerintah Singapura.

Hingga saat ini, jumlah ayam hidup yang berhasil diekspor telah mencapai lebih dari 334.568 ekor dan terus menunjukkan perkembangan positif dari waktu ke waktu.

Pelepasan ekspor ayam hidup ke Singapura dilakukan langsung oleh Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad. Momen tersebut menjadi simbol keberhasilan Kepri sebagai daerah perbatasan yang mampu menembus pasar internasional melalui sektor peternakan unggas.

“Keberhasilan ekspor ayam hidup ke Singapura ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kepulauan Riau. Ini membuktikan bahwa sektor peternakan kita mampu bersaing di pasar internasional dengan kualitas yang baik dan standar kesehatan yang tinggi,” ujar Ansar Ahmad.

Ansar menegaskan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan sektor peternakan modern sebagai bagian dari penguatan ekonomi daerah dan ketahanan pangan nasional.

“Kita akan terus memperkuat sektor peternakan unggas di Kepri, baik dari sisi kualitas produksi, kesehatan hewan, hingga pengembangan investasi peternakan modern agar semakin maju dan berdaya saing,” lanjutnya.

Di balik capaian tersebut, terdapat sinergi kuat antara pemerintah daerah, pelaku usaha, tenaga kesehatan hewan, dan para peternak unggas dalam menjaga kualitas produksi serta kesehatan hewan.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Kesehatan Hewan terus melakukan pembinaan dan pengawasan agar kualitas unggas tetap terjaga mulai dari kandang hingga proses pengiriman.

Deretan kandang modern, aktivitas peternakan terintegrasi, hingga proses distribusi ayam hidup melalui jalur laut menjadi gambaran nyata transformasi sektor unggas di Kepulauan Riau.

Dari Kabupaten Bintan, produk unggas Kepri kini mampu menjangkau pasar internasional dan membawa nama Indonesia semakin dikenal di tingkat global.

Ke depan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berkomitmen terus memperkuat sektor peternakan unggas sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi daerah sekaligus mendukung ketahanan pangan dan pengembangan industri peternakan modern di wilayah perbatasan Indonesia.

Editor : Papi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini