Dari IGD ke ICU, Ketua SMSI Kepri Rasakan Langsung Pelayanan RS Awal Bros Batam

0
7
FOTO : RS Awal Bros Batam, kawasan Baloi, Lubuk Baja,

Batam — Pengalaman mendampingi anggota keluarga yang menjalani perawatan menjadi alasan Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Rinaldi Samjaya, memberikan apresiasi terhadap pelayanan Rumah Sakit Awal Bros Batam.

Apresiasi tersebut disampaikan Rinaldi setelah merasakan langsung pelayanan medis maupun nonmedis di RS Awal Bros Batam, kawasan Baloi, Lubuk Baja, saat mendampingi keluarganya menjalani perawatan, Selasa (22/9/2026).

Rinaldi mengatakan, sejak pasien tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dalam kondisi yang membutuhkan penanganan segera hingga mendapatkan perawatan di ruang intensive care unit (ICU), respons tenaga medis dinilainya berlangsung cepat dan terkoordinasi.

Menurutnya, kondisi darurat membutuhkan kecepatan sekaligus ketepatan dalam memberikan tindakan. Dalam pengalaman yang ia rasakan, proses tersebut berjalan tanpa membuat keluarga pasien harus menghadapi prosedur yang berbelit.

“Yang saya rasakan sendiri, ketika pasien datang dalam kondisi membutuhkan pertolongan segera, respons tenaga medis sangat cepat. Penanganannya juga profesional dan keluarga mendapatkan informasi dan layanan yang dibutuhkan,” ujar Rinaldi.

Pelayanan untuk Pasien BPJS

Rinaldi juga menyoroti pelayanan terhadap pasien yang menggunakan fasilitas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Ia mengatakan, status kepesertaan BPJS tidak membuat pelayanan yang diterima anggota keluarganya berbeda. Menurut dia, pasien tetap memperoleh penanganan medis secara profesional sesuai kebutuhan.

Hal tersebut menjadi salah satu pengalaman yang menurutnya penting untuk disampaikan kepada masyarakat, mengingat pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan mendasar dan rumah sakit menjadi tempat masyarakat mencari pertolongan ketika berada dalam kondisi membutuhkan.

Apresiasi Rinaldi tidak hanya ditujukan kepada dokter dan perawat. Ia juga menilai pelayanan dari unsur pendukung rumah sakit turut memberikan kesan positif selama berada di RS Awal Bros Batam.

Mulai dari petugas keamanan, parkir hingga petugas kebersihan, menurutnya, menunjukkan sikap yang mendukung kenyamanan pasien dan keluarga.

“Mulai dari petugas keamanan, parkir, cleaning service sampai tenaga medis, semuanya terlihat memahami bahwa mereka sedang memberikan pelayanan kepada pasien dan keluarga pasien. Hal-hal seperti ini menurut saya sangat penting,” kata Rinaldi yang juga menjabat Wakil Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Batam.

Ia juga melihat langsung proses penanganan terhadap pasien lain yang berada dalam kondisi kritis dan membutuhkan tindakan operasi.

Dalam situasi tersebut, Rinaldi menyaksikan dokter, perawat serta tenaga pendukung bergerak cepat dan bekerja secara terkoordinasi.

“Ketika ada pasien lain yang kritis dan membutuhkan tindakan operasi, saya melihat sendiri bagaimana tenaga medis dan tenaga pendukung bekerja. Mereka terlihat sungguh-sungguh, bekerja dengan cepat dan memberikan perhatian penuh kepada pasien,” ujarnya.

Fasilitas Pendukung Jadi Perhatian

Selain aspek pelayanan, Rinaldi turut mengapresiasi fasilitas pendukung yang tersedia di RS Awal Bros Batam.

Menurutnya, ketersediaan area parkir, kantin, tempat ibadah, tempat duduk bagi keluarga pasien, pusat jajanan serta kebersihan lingkungan rumah sakit ikut memberikan rasa nyaman selama berada di rumah sakit.

Ia juga menilai pengaturan jam besuk serta informasi jadwal pelayanan dokter yang dipublikasikan membantu menciptakan suasana rumah sakit yang lebih tertib.

“Hal seperti kebersihan lingkungan, keramahan petugas keamanan, pengaturan jam besuk, kursi yang memadai dan publish jadwal dokter, sangat berpengaruh terhadap kenyamanan pasien dan keluarga,” katanya.

Dorong Masyarakat Percaya Layanan Kesehatan Lokal

Dari pengalaman tersebut, Rinaldi menyebut pelayanan yang diterimanya memberikan kesan positif. Ia bahkan menilai kualitas layanan yang dirasakan memiliki standar yang menurut pengalamannya dapat disejajarkan dengan pelayanan rumah sakit di negara tetangga seperti Malaysia.

Namun, ia berharap kualitas tersebut tidak berhenti pada capaian saat ini. Peningkatan pelayanan, fasilitas dan teknologi medis dinilai perlu terus dilakukan agar kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit di Batam semakin kuat.

“Kalau pelayanan rumah sakit di Batam terus seperti ini dan semakin ditingkatkan, ditunjang dengan peralatan yang canggih dan memadai, masyarakat tentu tidak lagi berobat ke luar negeri,” ujarnya.

Menurut Rinaldi, keberadaan rumah sakit dengan dukungan tenaga profesional, fasilitas yang memadai dan pelayanan yang baik merupakan bagian penting dalam memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat Batam dan Kepri.

Pengalaman positif juga disampaikan Hanif, salah seorang keluarga pasien asal Batam yang menjalani perawatan di RS Awal Bros Batam.

Hanif, yang bekerja sebagai karyawan di salah satu perusahaan shipyard, mengatakan pelayanan yang diterima pasien maupun keluarga berjalan cukup baik sejak kedatangan hingga mendapatkan penanganan medis.

Ia berharap kualitas pelayanan tersebut dapat terus dipertahankan dan menjadi bagian dari upaya menjadikan rumah sakit di Batam semakin dipercaya masyarakat.

“Harapan kami tentu pelayanan seperti ini dipertahankan. Pasien datang ke rumah sakit tentu dalam kondisi membutuhkan pertolongan dan kenyamanan. Karena itu, pelayanan yang baik sangat berarti bagi pasien maupun keluarga,” kata Hanif.

Hanif yang juga merupakan Dewan Penasihat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri tersebut menegaskan, apresiasi yang disampaikannya merupakan pengalaman pribadi sebagai keluarga pasien.

Menurutnya, fasilitas yang memadai memang penting, tetapi kualitas interaksi dan pelayanan yang diterima pasien juga memiliki arti besar.

“Kepercayaan masyarakat tidak cukup hanya dibangun melalui fasilitas yang bagus. Pelayanan yang cepat, profesional, ramah dan manusiawi juga menjadi faktor penting. Kalau itu terus dijaga, masyarakat akan semakin percaya dengan rumah sakit di Batam,” pungkas Rinaldi.

Editor : Papi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini