Forkestra 2026, Buton Selatan Perkuat Jaringan Pangan Lewat Kerja Sama Antar Daerah

0
14
Keterangan foto: Penandatanganan MOU kerjasama antar daerah Phinisi Ballroom Hotel Claro Kendari.

Buton Selatan – Pemerintah Kabupaten Buton Selatan akan memperkuat sinergi pengendalian inflasi pangan melalui penandatanganan Kerja Sama Antar Daerah (KAD) bersama sejumlah daerah di Kepulauan Buton.

Kerja sama tersebut menjadi bagian dari rangkaian Forum Ekonomi Sulawesi Tenggara (Forkestra) 2026 yang diselenggarakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara, Senin (5/10/2026), di Phinisi Ballroom Hotel Claro Kendari.

Dalam agenda tersebut, Pemerintah Kabupaten Buton Selatan dijadwalkan menandatangani KAD bersama Pemerintah Kota Baubau, Kabupaten Buton, dan Kabupaten Buton Utara.

Kerja sama antardaerah ini diarahkan untuk memperkuat sinergi dalam menjaga kelancaran distribusi serta ketersediaan komoditas pangan strategis. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya bersama mengendalikan inflasi daerah sekaligus menjaga stabilitas harga pangan.

Bagi Buton Selatan, kerja sama tersebut menjadi ruang untuk memperkuat konektivitas ekonomi dengan daerah lain, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat. Kolaborasi antardaerah diharapkan dapat mendorong distribusi komoditas pangan yang lebih lancar dari daerah penghasil menuju wilayah yang membutuhkan pasokan.

Penandatanganan KAD juga dirangkaikan dengan seremoni Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) sebagai bagian dari agenda Forkestra 2026.

Forum Ekonomi Sulawesi Tenggara sendiri menjadi sarana sinergi dan diseminasi bersama para pemangku kebijakan utama di Sulawesi Tenggara untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkualitas dan berkelanjutan.

Kegiatan ini turut mempertemukan kepala daerah serta Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah dari kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara guna membahas agenda strategis perekonomian daerah.

Melalui kerja sama tersebut, Pemerintah Kabupaten Buton Selatan diharapkan dapat memperluas kolaborasi dengan daerah lain dalam penguatan rantai pasok pangan. Sinergi ini penting untuk menjaga ketersediaan bahan pangan strategis sekaligus mendukung stabilitas ekonomi masyarakat.

Kerja sama antardaerah juga diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam membangun sistem distribusi pangan yang lebih terintegrasi di wilayah Kepulauan Buton dan Sulawesi Tenggara.

Dengan demikian, keterlibatan Buton Selatan dalam Forkestra 2026 tidak hanya menjadi bagian dari agenda ekonomi regional, tetapi juga membuka ruang kolaborasi antardaerah untuk memperkuat ketahanan pangan dan menjaga stabilitas harga di tengah kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Laporan : Haris 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini