Panen Raya Jagung Pipil di Batam, Polda Kepri Perkuat Ketahanan Pangan Bersama Petani

0
16
FOTO : Kapolda Kepri Irjen Pol. Suhendri, S.H., S.I.K., M.PSDM saat memimpin Panen Raya Jagung Pipil Kuartal III Tahun 2026 di Kelurahan Sijantung, Kecamatan Galang, Kota Batam, Rabu (21/10/2026).

Batam, Bursakota.co.id – Polda Kepulauan Riau terus memperkuat dukungan terhadap ketahanan pangan nasional melalui kolaborasi bersama masyarakat dan kelompok tani.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Panen Raya Jagung Pipil Kuartal III Tahun 2026 di Kelurahan Sijantung, Kecamatan Galang, Kota Batam, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan yang dipimpin Kapolda Kepri Irjen Pol. Suhendri, S.H., S.I.K., M.PSDM., tersebut menjadi bagian dari implementasi Quick Wins Kapolri Program Nomor 1 tentang Polisi Peduli Pangan.

Program ini mendorong keterlibatan Polri dalam mendukung produktivitas pertanian, mendampingi petani, serta memperkuat ketahanan dan rantai pasok pangan bersama pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Kapolda Kepri dan Ketua Kelompok Tani Rahayu Agro Makmur, Eka Susanto. Acara kemudian dilanjutkan dengan panen jagung pipil, pemipilan hasil panen, serta pelepasan hasil panen untuk didistribusikan. Kegiatan juga diisi dengan bakti sosial dan ramah tamah bersama masyarakat.

Kelola 7 Hektare Lahan Jagung

Kelompok Tani Rahayu Agro Makmur saat ini mengelola lahan jagung pipil seluas 7 hektare, terdiri atas 2 hektare di Kelurahan Sijantung dan 5 hektare di Kelurahan Sungai Raya.

Dalam kegiatan tersebut, panen dilakukan pada lahan seluas 2 hektare di Sijantung. Sementara itu, lahan di Sungai Raya telah dipanen pada bulan sebelumnya dan kembali ditanami untuk mendukung siklus produksi berikutnya yang direncanakan pada Januari 2027.

Dalam sambutannya, Kapolda Kepri menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu prioritas pemerintah yang membutuhkan dukungan dan sinergi seluruh pihak, mulai dari Polri, pemerintah daerah, kelompok tani hingga mitra usaha.

Menurutnya, pengembangan jagung pipil memiliki nilai strategis karena hasilnya dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pakan ternak. Ketersediaan pakan yang memadai diharapkan mampu mendukung produktivitas peternakan, menjaga rantai pasok pangan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak.

Kapolda menekankan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan bukan untuk mengambil alih peran petani, melainkan menjadi mitra yang mendukung dan mendampingi masyarakat dalam mengembangkan potensi pertanian secara berkelanjutan.

“Melalui sinergi bersama kelompok tani, pemerintah daerah, Bulog, dan seluruh pihak terkait, kita berharap produktivitas pertanian terus meningkat, ketahanan pangan daerah semakin kuat, dan upaya mewujudkan swasembada pangan nasional dapat berjalan secara berkelanjutan,” demikian pesan Kapolda Kepri.

Kemarau Jadi Tantangan Petani

Ketua Kelompok Tani Rahayu Agro Makmur, Eka Susanto, mengungkapkan bahwa pengembangan jagung pipil di Batam menghadapi sejumlah tantangan, terutama kemarau berkepanjangan yang menyebabkan keterbatasan pasokan air.

Ia mengapresiasi dukungan Polda Kepri bersama Polresta Barelang dan Polsek Galang yang membantu kelompok tani mengatasi kendala ketersediaan air serta memberikan dukungan personel dalam proses pemanenan jagung.

Eka juga menyampaikan bahwa panen di lahan Sungai Raya menghasilkan sekitar 16 ton dari target 20 ton. Sebagian hasil panen masih dalam proses pengeringan dan akan disiapkan untuk penyaluran berikutnya setelah memenuhi persyaratan.

Hasil panen tersebut diarahkan untuk disetorkan kepada Perum Bulog sesuai mekanisme penyerapan yang berlaku.

Dukungan terhadap petani, mulai dari pengelolaan lahan hingga penyaluran hasil panen, diharapkan dapat membantu menjaga keberlangsungan produksi sekaligus memberikan kepastian pasar bagi komoditas pertanian.

Kegiatan panen raya ini turut dihadiri Wakapolda Kepri, Irwasda Polda Kepri, para pejabat utama Polda Kepri, Kapolresta Barelang, Kepala Bulog Batam Ashariyanti Pratimi, perwakilan pemerintah daerah, Danramil Galang, pihak PT MEG, tokoh masyarakat, perangkat Kelurahan Sijantung, serta kelompok tani.

Melalui program Polisi Peduli Pangan, Polda Kepri berharap kolaborasi antara Polri, petani, pemerintah, dan mitra usaha terus diperkuat. Dengan demikian, pengelolaan lahan produktif, peningkatan hasil pertanian, dan penyaluran hasil panen dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kepulauan Riau.

Editor : Papi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini