Wabup Karimun Rocky Bawole Berkomitmen Perkuat Alokasi Anggaran Pendidikan Budaya dan Seni di 2027

0
16
Keterangan foto: Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole bersama Kadisdik foto dengan siswa dan guru pendamping.

Karimun, bursakota.co.id – Pemerintah Kabupaten Karimun menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian kebudayaan lokal sekaligus membangun karakter generasi muda sejak dini.

Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui pembukaan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Jenjang Sekolah Dasar Tingkat Kabupaten Karimun yang berlangsung meriah di SD Negeri 001 Karimun, Selasa (3/11/2026).

Keterangan foto: Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole saat memberikan kata sambutan.

Acara bergengsi ini menghimpun sebanyak 101 peserta didik berprestasi dari 13 kecamatan di seluruh Kabupaten Karimun.

Lebih dari sekadar ajang kompetisi, FTBI hadir sebagai wadah edukatif strategis untuk mengasah potensi kebahasaan daerah serta menanamkan rasa cinta terhadap kebudayaan Melayu sejak usia dasar.

Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole, menegaskan bahwa Pemkab Karimun menaruh perhatian besar terhadap keberlanjutan program pendorong bakat dan pelestarian budaya ini.

Keterangan foto: Wakil Bupati, Karimun Rocky Marciano Bawole bersama Kadisdik foto bersama guru pendamping.

Pemerintah daerah bahkan telah menjamin pengalokasian anggaran yang tepat sasaran pada tahun 2027 mendatang untuk mendukung perhelatan FTBI, Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), serta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).

“Kegiatan FTBI ini merupakan momentum berharga untuk melestarikan budaya daerah sekaligus mengasah bakat anak-anak kita. Oleh sebab itu, pemerintah daerah berkomitmen menjaga keberlanjutan festival ini agar potensi putra daerah dapat terus diasah hingga tingkat nasional,” tegas Rocky Marciano Bawole dalam sambutannya.

Dampak positif dari perhelatan ini terpancar langsung dari para peserta, salah satunya Ujang, siswa delegasi dari Kecamatan Kundur Barat.

Keterangan foto: Wakil Bupati, Karimun Rocky Marciano Bawole bersama Kadisdik foto bersama guru pendamping.

Membawakan topik etika dan sopan santun berbahasa di lingkungan bermain, Ujang menunjukkan bagaimana pembelajaran bahasa daerah mampu membentuk karakter, sikap, dan kesantunan anak secara nyata.

“Saya optimistis dan yakin bisa memberikan yang terbaik,” ujar Ujang penuh semangat usai tampil di hadapan dewan juri.

Pembukaan FTBI Tingkat Kabupaten Karimun ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karimun, Grandy Regal Tuerah, jajaran Satuan Pengawas Pendidikan.

Ketua Kelompok Kerja, Ketua PGRI, Ketua K3S se-Kabupaten Karimun, para kepala sekolah, dewan juri, hingga para guru pendamping yang senantiasa mengawal tumbuh kembang prestasi anak didik di Karimun. (yan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini