Gubernur Ansar Kukuhkan Toto Haryanto Silitonga sebagai Kepala BPS Kepri

0
58
FOTO : Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, mengukuhkan Toto Haryanto Silitonga sebagai Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau, Jumat (30/01/2026).

Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, mengukuhkan Toto Haryanto Silitonga sebagai Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau, Jumat (30/01/2026).

Pengukuhan yang digelar di Aula Wan Seri Beni, Dompak, tersebut disaksikan langsung oleh Kepala Badan Pusat Statistik Republik Indonesia, Amalia Adininggar Widyasanti.

Pengangkatan Toto Haryanto Silitonga berdasarkan Surat Keputusan Kepala BPS Nomor 1224001/KPG Tahun 2025 tertanggal 24 Desember 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.

Ia menggantikan Margaretha Ari Anggorowati yang kini dipercaya menjabat sebagai Kepala BPS Provinsi Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Gubernur Ansar Ahmad menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, yang dinilainya berhasil menghadirkan berbagai inovasi penting dalam penguatan data statistik nasional.

“Data yang baik dan benar sangat dibutuhkan agar kebijakan publik yang diambil bisa terukur, tepat sasaran, dan direncanakan dengan matang. Presiden dan Wakil Presiden menaruh perhatian besar terhadap ketersediaan data lintas sektor yang akurat dan terpercaya,” tegas Ansar.

Gubernur Ansar juga menyinggung salah satu inovasi BPS Pusat dan BPS Kepri berupa kerja sama sebagai pilot project bersama TP-PKK Kepri melalui program Keluarga Cinta Statistik, yang direncanakan menjadi program nasional.

Menurutnya, BPS merupakan mitra strategis pemerintah daerah. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama yang intensif guna menghasilkan indikator makro ekonomi dan sosial yang semakin berkualitas.

“Mewakili masyarakat Kepulauan Riau, saya mengucapkan selamat kepada Kepala BPS Kepri yang baru. Semoga dapat berkolaborasi membangun Kepri yang lebih sukses ke depan. Kepada Ibu Margaretha, terima kasih atas dedikasi dan kolaborasi selama ini sehingga BPS semakin bersinar di Kepri,” ujar Ansar.

Dukungan Pemprov Kepri terhadap Statistik Berkualitas

Sementara itu, Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti menegaskan bahwa kolaborasi solid antara BPS dan Pemerintah Provinsi Kepri merupakan bukti nyata dukungan pemerintah daerah terhadap penyelenggaraan statistik berkualitas.

Ia mengapresiasi kepedulian Gubernur Ansar terhadap pemanfaatan data statistik yang telah membuahkan hasil positif.

“Saya masih ingat tahun lalu Bapak Gubernur menerima penghargaan dari Tim Pengendali Inflasi Pusat di Istana Negara karena memanfaatkan data inflasi BPS secara optimal, sehingga intervensi yang dilakukan benar-benar tepat,” ungkap Amalia.

Amalia juga menyampaikan bahwa pada tahun 2026, BPS akan melaksanakan agenda besar berupa Sensus Ekonomi 2026, kegiatan sepuluh tahunan yang dilakukan setiap tahun berakhiran angka enam. Menurutnya, sensus ini harus menjadi legacy bersama karena akan menyajikan potret utuh aktivitas ekonomi di Kepulauan Riau.

“Dengan meningkatnya awareness masyarakat, khususnya para pelaku usaha, data yang lengkap dan berkualitas akan sangat bermanfaat bagi Gubernur dan jajaran dalam merumuskan kebijakan ekonomi yang lebih presisi,” jelasnya.

Ia menambahkan, Sensus Ekonomi 2026 akan dilengkapi dengan teknologi geotagging dan disajikan dalam bentuk peta ekonomi yang user friendly, sehingga memudahkan perumus kebijakan dalam menentukan intervensi pembangunan ekonomi yang tepat sasaran.

Pengukuhan tersebut turut dihadiri Ketua TP-PKK Provinsi Kepri Dewi Kumalasari, Kepala BPS Kepri periode 2024–2026 Margaretha Ari Anggorowati, jajaran Forkopimda Kepri, Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, para Kepala BPS kabupaten/kota se-Kepri, pimpinan instansi vertikal, staf ahli, asisten, serta kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

Editor : Papi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini