Harbour Energy Sosialisasikan Survei G&G sebagai Tahap Pengembangan Lapangan Tuna

0
7
Foto bersama seluruh undangan sosialisasi

Natuna — Harbour Energy dengan dukungan SKK Migas melaksanakan sosialisasi rencana kegiatan Survey Geophysical & Geotechnical (G&G) untuk Proyek Pengembangan Lapangan Tuna pada 7 Mei 2026 di Adiwana Jelita Sejuba, Ranai, Kabupaten Natuna.

Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan awal pengembangan Lapangan Tuna di Laut Natuna dan menjadi forum penyampaian informasi kepada pemangku kepentingan terkait pelaksanaan survei offshore yang dijadwalkan berlangsung pada Mei hingga Juli 2026.

Kegiatan dihadiri oleh unsur Forkopimda, aparat keamanan, instansi teknis terkait, perwakilan media, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya di Kabupaten Natuna.

Dalam pemaparannya, Perusahaan menjelaskan bahwa survei G&G dilakukan untuk memperoleh pemahaman mengenai kondisi dasar laut dan karakteristik tanah bawah permukaan sebelum pembangunan fasilitas offshore dimulai.

Data hasil survei nantinya akan digunakan untuk mendukung desain dan pengembangan fasilitas produksi, termasuk wellhead platform, FPSO dan sistem mooring, flowline, serta export pipeline.

Lingkup kegiatan mencakup survei geofisik untuk pemetaan kondisi dasar laut dan identifikasi potensi bahaya geologi, serta survei geoteknik untuk pengambilan sampel dan pengujian karakteristik tanah sebagai dasar desain fondasi dan struktur bawah laut.

Survei direncanakan menggunakan dua kapal berbendera Indonesia, yaitu Kapal Java Imperia untuk survei geofisik dan Kapal OPS Avior untuk survei geoteknik.

Perusahaan juga menjelaskan bahwa kegiatan survei geofisika dilakukan dengan metode non-invasive dan penerapan soft start guna meminimalkan dampak akustik terhadap lingkungan laut.

Selain aspek teknis dan operasional, sosialisasi turut membahas aspek Health, Safety, Environment and Security (HSES), kebutuhan koordinasi lintas instansi, serta pemenuhan ketentuan lingkungan hidup sesuai peraturan yang berlaku.

Dalam kesempatan tersebut, perusahaan turut memaparkan sejumlah Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) yang telah dijalankan di Kabupaten Natuna, mulai dari program beasiswa pendidikan dan pengembangan kapasitas generasi muda, peningkatan fasilitas publik, hingga rencana Program PPM yang akan dilaksanakan pada tahun 2026.

Bupati Kabupaten Natuna, Cen Sui Lan, dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya penyampaian informasi dan koordinasi yang baik antara perusahaan dan para pemangku kepentingan daerah, khususnya terkait pelaksanaan kegiatan operasional di wilayah Natuna.

Sementara itu, Community Investment Manager Harbour Energy, Andri Kristianto, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman bersama terkait tahapan pengembangan Proyek Tuna.

“Kami memahami bahwa komunikasi sejak awal menjadi hal yang penting dalam setiap kegiatan operasional. Karena itu, kami berupaya menyampaikan rencana kegiatan ini secara terbuka sekaligus mendengarkan masukan dari para pemangku kepentingan yang hadir,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa perusahaan juga terus mendorong pelaksanaan Program PPM yang diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat disekitar wilayah operasi.  (Bk/Dika)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini