Mark Up Anggaran, Mantan Kades dan Bendahara Desa Berindat Terancam Hukuman Seumur Hidup

0
201
Kejari Lingga memberikan keterangan pers kasus dugaan korupsi ADD di Desa Berindat (foto istimewa)

Bursakota.co.id, Lingga – Dua orang tersangka kasus korupsi keuangan Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD) Desa Berindat, Kecamatan Singkep Pesisir, Kabupaten Lingga resmi ditahan, Selasa (7/12/2021) kemarin.

Kedua tersangka merupakan mantan Kepala Desa Berindat dan mantan Bendahara Desa Berindat.

Kejaksaan sebelum menetapkan dan menahan kedua tersangka terlebih dahulu memeriksa saksi-saksi sebanyak 20 orang.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lingga Paian Tumanggor mengatakan, kedua tersangka menggunakan keuangan desa sejak tahun 2018-2019.

“Mereka melakukan mark up pembelanjaan barang dan melakukan kegiatan yang fiktif,” kata Paian saat menggelar konferensi pers di Kejaksaan Negeri Lingga, Rabu (8/12/2021)

Dijelaskan Paian, kegiatan fiktif yang dilakukan kedua tersangka mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 692.701.293,-.

“Dengan perincian di tahun 2018 sebesar Rp361.947.003 2019 dan tahun 2019 sebesar Rp 330.754.290,” jelasnya

Dikatakan Paian, untuk kedua tersangka sudah dilakukan penahanan sejak tanggal 7 hingga 26 Desember 2021 di Lapas Kelas II Dabo Singkep.

“Tersangka sudah kita tahan kemarin di Lapas Dabo Singkep. Berkas tengah dipersiapkan agar segera dilimpahkan ke pengadilan,” bebernya.

Atas perbuatannya kedua tersangka terancam hukuman seumur hidup.***(Iwan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here