Jakarta – PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) menutup tahun 2025 dengan kinerja luar biasa di sektor migas dan energi bersih. Perusahaan energi terintegrasi ini mencatatkan peningkatan produksi dan imbal hasil signifikan, serta menyiapkan target ambisius untuk tahun 2026.
Berdasarkan laporan operasional yang dirilis perusahaan, produksi minyak dan gas (migas) sepanjang 2025 mencapai 156 ribu barel setara minyak per hari (mboepd).
Angka tersebut sesuai dengan panduan tahunan dan didorong oleh keberhasilan proyek-proyek baru di Blok B Natuna serta peningkatan kepemilikan operasi di PSC Corridor menjadi 70 persen.
Pada kuartal IV 2025, produksi bahkan sempat melonjak hingga 178 mboepd, dengan rata-rata 176 mboepd selama periode tersebut menjadi salah satu capaian kuartalan tertinggi dalam sejarah MedcoEnergi.
“Panduan tahun 2026 menargetkan produksi antara 165 hingga 170 mboepd, yang akan menjadi tingkat produksi tertinggi sepanjang sejarah Perseroan,” tulis manajemen dalam pernyataan resmi, Rabu (28/1/2026).
Dorong Transisi Energi dan Penjualan Listrik Hijau
Tidak hanya di sektor migas, Medco Power anak usaha yang bergerak di bidang ketenagalistrikan juga menorehkan capaian kuat.
Sepanjang 2025, penjualan listrik mencapai 4.371 GWh, dengan pertumbuhan energi terbarukan mencapai 25 persen, terutama berkat kontribusi proyek IPP Ijen Geothermal dan Bali Timur Solar Power.
Untuk tahun 2026, MedcoEnergi menargetkan penjualan listrik sebesar 4.550 GWh, dengan 24 persen di antaranya berasal dari energi bersih dan terbarukan.
Langkah ini mempertegas komitmen perusahaan terhadap agenda dekarbonisasi dan transisi energi nasional.
Cadangan Migas Menguat, Masa Produksi Lebih Panjang
Kinerja eksplorasi juga menunjukkan hasil menggembirakan. MedcoEnergi berhasil meningkatkan cadangan terbukti dan terduga (2P) menjadi 564 juta barel setara minyak (mmboe) per akhir 2025, naik dari 493 mmboe pada 2024.
Indeks umur cadangan (reserve life index) turut meningkat menjadi 11,4 tahun, menunjukkan keberlanjutan aset produksi jangka panjang.
Selain itu, sumber daya kontinjensi (2C) tumbuh signifikan hingga mencapai sekitar 1 miliar boe, mencerminkan potensi eksplorasi yang solid dan berkelanjutan.
Konsisten Beri Nilai Tambah bagi Pemegang Saham
MedcoEnergi juga membuktikan konsistensi dalam memberikan nilai bagi pemegang saham. Sepanjang 2025, total imbal hasil (total shareholder return) mencapai 27 persen, dengan pengembalian dana kepada pemegang saham sebesar USD 110 juta.
Rinciannya, USD 80 juta dibagikan sebagai dividen, sementara USD 30 juta dialokasikan untuk pembelian kembali saham (share buyback).
Langkah tersebut menunjukkan keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan komitmen pada pemegang saham.
Jaga Disiplin dan Fokus pada Pertumbuhan Berkelanjutan
CEO MedcoEnergi, Roberto Lorato, menegaskan bahwa perusahaan akan terus mengedepankan disiplin dalam pengelolaan modal dan efisiensi operasional di tengah volatilitas harga energi global.
“Memasuki tahun 2026, kami tetap fokus untuk menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan melalui pertumbuhan, keunggulan operasional, serta disiplin dalam pengelolaan modal,” ujar Lorato.
Dengan berbagai capaian tersebut, MedcoEnergi memperkuat posisinya sebagai salah satu perusahaan energi nasional paling konsisten dan kompetitif, tidak hanya dalam sektor migas, tetapi juga dalam pengembangan energi bersih dan kontribusi terhadap ketahanan energi Indonesia. (Bk/Dika)













