
Lingga – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Lingga menggelar rapat kepengurusan periode 2026–2031 di bawah kepemimpinan Ruslan (Jagat) yang beberapa hari lalu terpilih secara aklamasi sebagai Ketua. Rapat tersebut menjadi langkah awal percepatan konsolidasi organisasi melalui pembentukan struktur kepengurusan baru.
Adapun susunan pengurus DPC HNSI Kabupaten Lingga periode 2026–2031 terdiri dari Ruslan (Ketua), Raja Siagian (Sekretaris), dan Sarifudin (Bendahara).
Sekretaris DPC HNSI Lingga, Raja Siagian, menyampaikan bahwa pihaknya saat ini tengah menyelesaikan pembentukan kepengurusan secara menyeluruh.
“Sesuai arahan Ketua, saat ini kami sedang menyelesaikan pembentukan pengurus DPC HNSI di Kabupaten Lingga,” ujar Raja Siagian, Rabu (11/02/2026).
Ia menjelaskan, bersama tim formatur, pihaknya tengah menyusun struktur kepengurusan yang solid guna memperkuat peran organisasi dalam memperjuangkan aspirasi nelayan di Kabupaten Lingga.
Sementara itu, Ketua DPC HNSI Kabupaten Lingga Ruslan (Jagat) menekankan bahwa konsolidasi organisasi merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan hubungan antara pengurus di tingkat kabupaten dan pengurus ranting nelayan di tingkat kecamatan.
“Kami ingin memastikan komunikasi dan kerja sama yang solid demi kesejahteraan nelayan serta kelancaran agenda organisasi ke depan,” ungkap Ruslan.
Selain memperkuat struktur internal, HNSI Kabupaten Lingga juga menegaskan komitmennya dalam menjaga dan memperjuangkan kepentingan nelayan.
HNSI Lingga menyatakan kesiapan mendukung dan mendorong program Pemerintah Pusat, khususnya Program Kampung Nelayan Merah Putih, agar dapat terwujud di Kabupaten Lingga demi peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru, Ruslan berharap koordinasi internal semakin solid serta HNSI dapat berperan maksimal sebagai wadah penghubung antara nelayan dan Pemerintah Daerah.
“Ini menjadi langkah positif untuk menjaga roda organisasi tetap berjalan dengan baik dan menjadi jembatan aspirasi nelayan kepada pemerintah,” pungkasnya.(Bk/Iwan)












