Wahyudin Nahkodai KNPI Sultra, Tekankan Kolaborasi dan Kemandirian Pemuda

0
14
Keterangan Foto : Wahyudin ketua terpilih KNPI SULTRA Periode 2026-2029

Kendari – Wahyudin, S.Si resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Sultra Periode 2026/2029.

Musda tersebut dilakasanakan di Hotel Imperial Kendari, Kamis (02/04/2026) dengan semangat kebersamaan dan penuh dengan dinamika yang melibatkan berbagai unsur pemuda.

Dalam forum tersebut, Wahyudin resmi terpilih secara Akalamasi sebagai Ketua DPD KNPI Sultra setelah mendapat dukungan penuh dari seluruh peserta musda yang dianggap memenuhi syarat.

Terpilihnya Wahyudin diharapkan mampu membawa energi baru dalam memperkuat peran kolaborasi peran pemuda di Sultra.

Dalam sambutanya, Wahyudin menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin KNPI Sultra.

“Harapan saya stelah Musda ini adalah kita kuatkan struktur kepengurusan dari perwakilan Cipayung dan perwakilan OKP yang ada di Sultra, agar kita bisa saling berkolaborasi dalam forum tertinggi lembaga kepemudaan ini untuk bisa menjalankan visi misi organisasi KNPI dengan baik,” ucap Wahyudin.

Wahyudin dengan Tegas mengusung Taglinenya “KOMANDO” (Kolaboratif, Mandiri dan Organized).

“Komando bukan berarti militeristik tapi berfokus pada kepemimpinan yang tegas dan kesatuan visi dalam keberagaman disiplin gerakan dan solidaritas dalam eksekusi,” ucapnya.

Tak hanya itu, Wahyudin sapaan akrabnya, ia menekankan pemuda berkolaborasi dari berbagai elemen untuk bersinergi demi kemajuan KNPI Sultra.

“Kolaboratif kemampuan berkolaborasi tanpa memandang latar belang dan ideologi organisasi yg berbeda demi kesatuan dan kemajuan KNPI ini di Jazirah Sultra ini,” kata Wahyudin.

Selain itu Mandiri, kata Wahyudin, Penguatan kemandirian berfikir dan ekonomi, serta pemimpin yang berintegritas dan bijaksana.

“Mandiri artinya kemandirian berfikir tdak menjadi alat kepentingan, kemandirian ekonomi tidak tergantung pada bohir-bohir yang punya kepentingan, kemandirian dalam sikap dan kebijakan.

KNPI sebagai fondasi utama dalam mengorganisir berbagai permasalahan kepemudaan dan sosial. Agar tidak sekadar menjadi objek, melainkan subjek yang mandiri dalam memecahkan masalah.

“Organized, kemampuan dalam mengorganisir masalah dan kemampuan analisis yang kuat dalam menentukan kebijakan,” ujarnya.

Ia juga berkomitmen menjadikan KNPI sebagai wadah yang inklusif dan mengembangkan potensi generasi muda yang memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.

“Kedepan saya akan menjalanakn program-program yang bermanfaat dengan Visi-Misi KNPI dengan amanah,” pungkasnya.

Laporan : Haris

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini