Satlantas Polres Natuna Amankan Puluhan Knalpot Brong, Penertiban Terus Digencarkan

0
25
FOTO : Puluhan knalpot brong dari berbagai jenis kendaraan roda dua yang telah diamankan Satlantas Polres Natuna

Natuna – Sejak penertiban knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis (spektek) pabrikan digencarkan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Natuna berhasil mengamankan puluhan knalpot brong yang dinilai meresahkan masyarakat.

Kapolres Natuna melalui Kasat Lantas Polres Natuna, AKP Erwan Toni, menyampaikan bahwa hingga saat ini tim hunting Satlantas telah mengamankan sekitar 30 knalpot brong dari berbagai kendaraan roda dua.

“Hingga saat ini tim hunting knalpot brong berhasil mengamankan sekitar 30 knalpot dari berbagai kendaraan roda dua. Kegiatan ini akan terus kami tingkatkan, baik melalui patroli skala besar maupun patroli rutin siang dan malam,” ujar AKP Erwan Toni saat ditemui di Pos Lantas Simpang Empat Kota Ranai, Kamis (22/1/2026).

Ia menjelaskan, kegiatan hunting knalpot brong dilakukan sebagai respons atas keluhan masyarakat terkait kebisingan yang ditimbulkan, khususnya pada malam hari.

“Selain mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat, penggunaan knalpot brong juga tidak sesuai dengan aturan lalu lintas yang berlaku,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, Satlantas Polres Natuna mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif. Pengendara yang terjaring diberikan teguran serta diwajibkan mengganti knalpot brong dengan knalpot standar pabrikan.

AKP Erwan Toni menegaskan bahwa knalpot brong yang telah diamankan tidak akan dikembalikan kepada pemiliknya, melainkan akan dimusnahkan.

“Knalpot brong yang kami amankan akan dimusnahkan agar tidak dapat digunakan kembali di jalan raya,” pungkasnya.

Satlantas Polres Natuna memastikan penertiban knalpot brong akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya menciptakan ketertiban, kenyamanan, dan keselamatan berlalu lintas di wilayah Kabupaten Natuna.

Editor : Papi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini