DEMA STAI Natuna Gelar Workshop Greenpreneurship, Sulap Sampah Jadi Peluang Usaha Berkelanjutan

0
129
FOTO : Dewan Mahasiswa (DEMA) STAI Natuna menggelar Workshop Greenpreneurship bertajuk “Pengelolaan Sampah Menjadi Peluang Usaha yang Berkelanjutan” pada Jumat, 31 Januari 2026.

Ranai – Dewan Mahasiswa (DEMA) STAI Natuna menggelar Workshop Greenpreneurship bertajuk “Pengelolaan Sampah Menjadi Peluang Usaha yang Berkelanjutan” pada Jumat, 31 Januari 2026.

Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan jiwa kreatif dan kewirausahaan mahasiswa melalui pemanfaatan sampah atau bahan bekas menjadi produk bernilai ekonomis.

Workshop tersebut dihadiri unsur pimpinan STAI Natuna, di antaranya Wakil Ketua I Bidang Akademik dan Pengembangan SDM Hasmiza, M.Pd., Wakil Ketua II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan Maulida, M.Pd., serta Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama Abu Bakar, M.Si.

Hadir sebagai narasumber, Ketua Bank Sampah Kota Tua Penagi, Agus Sutrisno, yang memberikan materi terkait pengelolaan sampah berbasis lingkungan dan potensi ekonomi yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan. Kegiatan ini juga diikuti oleh seluruh peserta dari mahasiswa STAI Natuna.

Workshop dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai. Ketua Pelaksana kegiatan, Roy Aldiansyah, menyampaikan apresiasi kepada pihak kampus STAI Natuna atas dukungan penuh yang diberikan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja luar biasa dan konsisten demi menyukseskan kegiatan ini. Harapan kami, workshop ini mampu melahirkan produk nyata yang berdampak bagi kampus STAI Natuna,” ujar Roy.

Sementara itu, Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama, Abu Bakar, M.Si., mengapresiasi inisiatif DEMA STAI Natuna dalam menyelenggarakan kegiatan yang dinilai sangat positif bagi pengembangan kreativitas mahasiswa.

Ia menekankan bahwa mahasiswa tidak hanya dituntut aktif di ruang kelas, tetapi juga harus mengasah keterampilan dan kreativitas melalui kegiatan kemahasiswaan.

“Mahasiswa jangan hanya fokus mengejar ijazah, tetapi juga harus memiliki multi talenta. Di bawah kepemimpinan struktur kampus yang baru, kami ingin kegiatan mahasiswa digerakkan secara aktif oleh organisasi kampus dan HIMA STAI Natuna. Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut,” ungkapnya.

Presiden Mahasiswa STAI Natuna, Muhammad Raus, turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak kampus yang telah menjadi wadah bagi mahasiswa untuk terus berkreasi dan berkegiatan secara positif.

Ia menegaskan bahwa workshop ini diharapkan menghasilkan dampak nyata, bukan sekadar wacana.

“Kita harus peduli terhadap lingkungan, khususnya permasalahan sampah plastik yang menjadi ancaman serius. Saya berharap peserta mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dan langsung mempraktikkannya, agar mahasiswa STAI Natuna terus berkarya dan berkreasi,” ujarnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi pelatihan dan praktik langsung yang dipandu oleh moderator Sonia selaku Sekretaris DEMA STAI Natuna.

Dalam praktik tersebut, peserta menghasilkan karya berupa pot bunga dari galon bekas sebagai contoh pemanfaatan sampah menjadi produk kreatif. Workshop kemudian ditutup dengan sesi foto bersama.

Editor : Papi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini