Seminar BEM FKIP Umbuton Hadirkan Wakil Ketua ll DPRD Kota Baubau

0
49
FOTO : Adriansyah Farmin S.T. selaku Wakil Ketua ll DPRD Kota Baubau saat menghadiri seminar pendidikan yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (BEM FKIP) Universitas Muhammadiyah Buton

Bursakota.co.id, Baubau – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (BEM FKIP) Universitas Muhammadiyah Buton menyelenggarakan seminar pendidikan dengan tema “Urgensi Pendidikan Dalam Membangun Generasi Adaptif di Era Globalisasi” yang berlangsungkan di gedung korea Universitas Muhammadiyyah Buton, Sabtu (31/01/2026).

Kegiatan tersebut di hadiri oleh seluruh mahasiswa FKIP dan di buka langsung oleh dekan FKIP Ibu Maryam NurLaila SS,M.Pd. Menariknya Bem FKIP bukan hanya menghadirkan narasumber dari pegiat akademisi seperti wakil rector l universitas muhammadiyyah buton melainkan berhasil menghadirkan wakil ketua ll DPRD Kota Baubau sebagai narasumber yang sangat di yakini bisa mengulas tuntas bersama terkait urgensi pendidikan di era globalisasi.

Dalam sambutannya Ketua Bem FKIP, Syukur menyampaikan bahwa kesediaan dari bapak Adriansyah Farmin S.T selaku wakil ketua ll DPRD Kota Baubau sebagai narasumber pada seminar tersebut merupakan bentuk kesyukuran serta kebanggaan tersendiri.

Ia melihat bahwa urgensi pendindikan di era globalisasi yang tengah berlangsung perlu di jadikan persoalan yang harus dipahami secara kolektif terlebih lagi pada mahasiswa yang membidangi pendidikan.

Hal itu lah yang mendasari Bem FKIP menjadikan Adriansyah Farmin S.T sebagai salah satu narasumber karena dianggap piawai dan mampu menjawab kegelisahan mahasiswa pendidikan terkait bagaimana arah implementasi bidang pendidikan di era globalisasi ini.

Di akhir sambutannya ‘ syukur meminta kepada seluruh peserta seminar untuk focus mendengarkan pemaparan dari kedua narasumber dalam hal ini wakil rector l dan wakil ketua ll, ia menegaskan bahwa pada kesempatan ini semua ambigu yang menjadi keresahan kolektif mahasiswa pendidikan akan segera terjawab melalui paparan dari para narasumeber.

Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh mahasiswa FKIP berlangsung aktif, pemaparan dari para narasumber sinkrong dengan keresahan yang kerap menghadirkan ambigu pada kalangan mahasiswa pendidikan.

Dalam paparan materinya wakil rector l universitas muhammadiyyah buton mengacu pada persoalan literasi dan kurikulum, ia menekankan bahwa minimnya literasi menjadi salah satu faktor yang mendasari urgensi arah gerak pendidikan, kemudian ia mengorelasikan bahwa salah satu faktor yang membuat minat literasi berkurang adalah penggunaan media social yang kurang bijak, ia menegaskan bahwa di era digitalisasi ini kita telah diberikan akses seluas luasnya untuk mengidentivikasi semua hal yang tak kita ketahui sehingga harusnya digital/media social menjadi alternative ke dua setelah buku untuk memperoleh informasi, memasifkan literasi serta menambah wawasan agar mahasiswa pendidikan selaku generasi tidak kaku menghadapi setiap persoalan serta mudah untuk beradaptasi dengan kurikulum.

Di akhir paparan materinya ia menegaskan kepada seluruh peserta seminar bahwa kesadaran akan penggunaan media social yang bijak akan menentukan bagaimana kalian di masa yang akan datang.

Di susul oleh Adriansyah Farmin S.T. selaku wakil ketua ll DPRD Kota Baubau itu, dalam paparan materinya ia selaras dengan apa yang di paparkan pemateri sebelumnya bahwa sebagai generasi pendidikan, masifikasi literasi menjadi faktor utama untuk dijadikan acuan sebagai penentu di masa yang akan datang.

Ia juga menambahkan bahwa mahasiswa yang membidangi pendidikan adalah sentral yang akan menentukan kualitas generasi yang akan datang serta sekaligus yang akan menentukan arah bangsa ini, maka berangkat dari hal tersebut para mahasiswa yang membidangi pendidikan harus lebih cakap dan lebih piawai dari mahasiswa di bidang lain lewat kesadaran akan urgensi kedudukan mereka selaku penentu arah gerak bangsa ini.

ia juga menambahkan bahwa sekalipun telah ada kebijakan penghapusan tenaga honorer yang di berlakukan pada tahun 2023 yang condong mencederai akses calon tenaga pendidik, namun itu tidak akan jadi masalah, selama teman teman mahasiswa bidang pendidikan mempunyai kapasitas melalui masifikasi literasi serta penggunaan media social yang bijak maka akses akses selanjutnya akan dang tanpa harus di cari, sebab semua telah terjawab pada parameter kapasitas para rekan rekan mahasiswa FKIP Universitas Muhammadiyyah Buton.

Terakhir ia memberikan kalimat motivasi yang dikutip dari B.J HABIBIE.
Bahwa sebagai mahasiswa di bidang pendidikan harus mengutamakan ‘ pentingnya konsistensi, kerja keras dan penguasaan ilmu pengetahuan untuk masa depan.

Laporan : Aan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini