BAUBAU – Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kota Baubau bersama OSIS SMA Negeri 3 Kota Baubau menggelar kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an yang berlangsung di Mushola SMA Negeri 3 Kota Baubau, Jumat (6/3/2026).
Dalam sambutannya, La Ali selaku Bidang Kader PD IPM Kota Baubau menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial atau ajang untuk mencari sorotan publik. Menurutnya, kegiatan kerohanian yang menyasar kalangan remaja merupakan langkah penting untuk menanamkan nilai-nilai spiritual secara lebih mendalam kepada generasi muda.
Ia menegaskan bahwa para remaja saat ini merupakan calon pewaris masa depan bangsa, sehingga penguatan spiritual menjadi hal yang sangat penting dalam membentuk karakter mereka.
La Ali menjelaskan bahwa maraknya berbagai bentuk kenakalan remaja seperti tawuran, konsumsi minuman keras, hingga perilaku menyimpang lainnya tidak terlepas dari kurangnya pemahaman spiritual. Karena itu, kegiatan seperti ini diharapkan dapat menjadi benteng bagi para remaja agar tidak terjerumus pada hal-hal yang bertentangan dengan nilai-nilai agama, ujar Ali dalam sambutannya.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 3 Kota Baubau, La Ode Mustafa, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Al-Qur’an merupakan pedoman hidup bagi umat Islam yang menjadi rujukan dalam menjalani kehidupan sejak lahir hingga kembali kepada Sang Pencipta.
Ia menuturkan bahwa setiap langkah kehidupan manusia pada dasarnya telah memiliki petunjuk dalam Al-Qur’an, sehingga tugas manusia adalah memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
La Ode Mustafa juga mengapresiasi inisiatif PD IPM Baubau dan OSIS SMA Negeri 3 Baubau yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti ini merupakan langkah positif dalam membentuk generasi yang cerdas sekaligus berakhlak mulia.
“Harapannya, kegiatan-kegiatan positif seperti ini dapat terus dilaksanakan di masa mendatang,” ujarnya.
Setelah rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan kajian keislaman yang disampaikan oleh Muh. Hidayatullah, S.M., M.I.Kom., salah satu tenaga pendidik di Universitas Muhammadiyah Buton.
Dalam materinya, ia menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi secara positif, khususnya dalam memperkuat pemahaman spiritual di era digital saat ini. Menurutnya, gadget tidak selalu membawa dampak negatif apabila digunakan secara bijak.
Ia mencontohkan bahwa saat ini masyarakat dapat dengan mudah mengunduh aplikasi Al-Qur’an melalui perangkat digital sehingga memudahkan untuk membaca dan mempelajarinya kapan saja dan di mana saja.
“Al-Qur’an adalah firman Allah SWT yang menjadi pedoman hidup manusia. Di dalamnya telah dijelaskan secara jelas mana yang harus dilakukan dan mana yang harus dihindari,” ungkapnya.
Di akhir kajiannya, ia mengajak seluruh peserta untuk semakin meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, terlebih di bulan suci Ramadhan yang penuh dengan keberkahan.
Kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an tersebut kemudian ditutup dengan agenda buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana kebersamaan dan kekeluargaan.
Laporan : Haris













