Kembali Ukir Prestasi, Jurnalis TVRI Luncurkan Buku Antologi Puisi Bersama Penulis se-ASEAN

0
16
FOTO : Jurnalis Telivisi Republik Indonesia (TVRI), Muhammat Ramadan,

Anambas – Jurnalis Telivisi Republik Indonesia (TVRI), Muhammat Ramadan, kembali menunjukkan taji di dunia literasi melalui peluncuran buku terbaru bertajuk Antologi Puisi Dalam Cahaya Ramadan. Karya ini merupakan hasil kolaborasi bersama 181 penulis dari berbagai negara di kawasan ASEAN.

Prestasi ini menambah deretan pencapaian sosok yang akrab disapa Rama tersebut. Sebelumnya, ia telah mencatatkan namanya dalam sejarah literasi dengan meraih Rekor MURI melalui buku Antologi Puisi Asia yang ditulis bersama 2.023 penulis lainnya.

Bagi Rama, menulis puisi bukan sekadar hobi, melainkan sebuah misi. Memegang teguh motto hidup untuk selalu berbagi wawasan tentang kehidupan melalui bait-bait puisi, ia memiliki ambisi besar untuk terus memperdalam ilmu di bidang ini.

“Saya ingin memperkenalkan kepada dunia bahwa menulis puisi itu sangat menarik dan menyenangkan,” ujar Rama dengan penuh semangat.

Keberhasilan ini tidak lepas dari peran penting Azrizal Nur, tokoh penggagas di balik Perkumpulan Rumah Seni Asnur (Perruas). Rama mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam atas bimbingan dan pembinaan yang diberikan selama ini hingga ia mampu meraih berbagai prestasi bergengsi.

“Saya sangat bersyukur telah dikenalkan dengan Dato’k Azrizal Nur sebagai guru sekaligus pembimbing dalam menulis puisi. Saya berdoa semoga beliau senantiasa diberikan kesehatan dan umur panjang, sehingga dapat terus mencetak generasi muda penulis puisi di Indonesia dan Asia,” ungkap Rama.

Kebahagiaan dan rasa bangga terpancar jelas dari raut wajah Rama. Selalu dilibatkan dalam proyek-proyek buku yang diterbitkan oleh Perruas menjadi motivasi tersendiri baginya. Ia berharap, keterlibatan ini dapat terus berlanjut di masa depan guna melahirkan karya-karya puisi yang mampu dikenal hingga ke berbagai belahan dunia.

Kehadiran buku Antologi Puisi Dalam Cahaya Ramadan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para pemuda, khususnya di wilayah Kepulauan Riau, untuk tidak ragu mengekspresikan diri melalui karya tulis dan melestarikan budaya literasi di tingkat internasional.

Editor : Papi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini