Polsek Bunguran Timur Gandeng Ormas Bentuk Sabuk Kamtibmas, Perkuat Keamanan Berbasis Kolaborasi

0
20
pertemuan jajaran Polsek bunguran timur bersama sejumlah organisasi masyarakat dalam rangka pembentukan program Sabuk Kamtibmas, Rabu (22/4/2026) pagi.

Natuna – Polsek Bunguran Timur menggelar pertemuan bersama sejumlah organisasi masyarakat dalam rangka pembentukan program Sabuk Kamtibmas, Rabu (22/4/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung di ruang kerja Kapolsek Bunguran Timur tersebut menjadi langkah awal memperkuat keamanan lingkungan melalui kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat.

Pertemuan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 10.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Bunguran Timur, AKP Nellay Boy, serta dihadiri oleh sejumlah unsur pemerintah kecamatan, tokoh organisasi masyarakat, dan personel Polsek Bunguran Timur.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Tarmizi, Aiptu Teddy Saputra, Aipda Indra Pratiwi, Aipda Ferry Afriyadi, Aipda Sotar Rumahorbo, Bripka Birwan Fitra Yuardi, serta Bripka Solihin.

Selain itu, hadir pula sejumlah pimpinan organisasi masyarakat seperti Darwandi Rais, Rizal, serta Junaidi Abdillah.

Dalam sambutannya, Kapolsek Bunguran Timur, AKP Nellay Boy, menyampaikan bahwa pembentukan Sabuk Kamtibmas merupakan implementasi program Kapolri yang mengedepankan pendekatan kolaboratif dalam menjaga keamanan.

“Program Sabuk Kamtibmas ini mengubah pendekatan keamanan dari yang bersifat represif menjadi kolaboratif, di mana masyarakat menjadi subjek utama dalam menjaga lingkungan masing-masing,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa program ini akan menghidupkan kembali kegiatan ronda malam dan pos keamanan lingkungan sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan masyarakat. Selain itu, Polsek Bunguran Timur juga akan menggelar pelatihan Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) guna meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat.

“Kami berharap tercipta sabuk pengaman yang mengikat persaudaraan masyarakat sehingga lingkungan menjadi lebih aman dan kondusif secara mandiri,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Bunguran Timur, Syuparman, S.E., menyampaikan dukungan penuh terhadap pembentukan Sabuk Kamtibmas tersebut. Ia mengatakan pihak kecamatan telah lebih dulu menggerakkan kegiatan siskamling di beberapa wilayah.

“Di Bunguran Timur sudah ada dua siskamling yang berjalan, yakni di Batu Hitam dan Bandarsyah. Ke depan kami juga akan menghidupkan kembali siskamling di tiap RT dan RW,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa menjaga keamanan bukan hanya tanggung jawab kepolisian, namun merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Ketua GP Ansor Natuna, Junaidi Abdillah, S.T., menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh pembentukan Sabuk Kamtibmas tersebut.

“Kami berharap program ini dapat meningkatkan sinergitas antara masyarakat dan kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa GP Ansor memiliki unsur pengamanan melalui Banser yang siap terlibat dalam menjaga keamanan masyarakat.

“Kami berterima kasih karena telah dilibatkan dalam program ini. Semoga kehadiran Banser dapat memberikan manfaat positif bagi masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peluncuran resmi Program Sabuk Kamtibmas Polsek Bunguran Timur yang ditandai dengan pemukulan pentungan oleh Kapolsek Bunguran Timur bersama Camat Bunguran Timur serta pimpinan organisasi masyarakat yang hadir.

Dengan diluncurkannya program tersebut, diharapkan sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat semakin kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Bunguran Timur.

Program Sabuk Kamtibmas ini menjadi langkah strategis dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif melalui keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. (Bk/Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini