Aksi Peduli Lingkungan, Lanud RSA Bersama Kejari, Basarnas, BMKG, RRI dan Masyarakat Natuna Bersihkan Pantai

0
19
FOTO : Lanud Raden Sadjad (RSA) bersama Kejaksaan Negeri Natuna, Basarnas, BMKG, RRI Ranai, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat menggelar aksi bersih pantai serta edukasi pemanfaatan limbah kayu menjadi produk bernilai ekonomi, Sabtu (6/6/2026).

Natuna – Semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap lingkungan mewarnai peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 di Kabupaten Natuna. Lanud Raden Sadjad (RSA) bersama Kejaksaan Negeri Natuna, Basarnas, BMKG, RRI Ranai, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat menggelar aksi bersih pantai serta edukasi pemanfaatan limbah kayu menjadi produk bernilai ekonomi, Sabtu (6/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di kawasan pesisir Natuna tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Lanud Raden Sadjad, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., dan diikuti Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 9/D.I Ny. Marni Onesmus Pasaribu, Kepala Kejaksaan Negeri Natuna Dr. Erwin Indrapraja, S.H., M.H., Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kakansar) Natuna Abdul Rahman, S.E., Kepala BMKG Ranai Rafael Alesandro Marbun, S.Tr., jajaran RRI Ranai, serta masyarakat Kota Tua Penagi dan Ranai Darat.

Aksi kolaboratif ini menjadi bentuk nyata kepedulian berbagai elemen terhadap kelestarian lingkungan pesisir sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga kebersihan dan keberlanjutan kawasan pantai yang menjadi salah satu aset penting Kabupaten Natuna.

Sebagai daerah kepulauan yang didominasi wilayah laut dan pesisir, Natuna memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Selain menjadi beranda terdepan Indonesia di Laut Natuna Utara, wilayah ini juga memiliki potensi sumber daya alam yang harus dijaga demi keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Sejak pagi hari, para peserta bergotong royong membersihkan sampah yang tersebar di sepanjang garis pantai. Sampah yang terkumpul kemudian dipilah sesuai jenisnya sebagai bagian dari edukasi pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Tidak hanya melakukan aksi bersih pantai, peserta juga mendapatkan edukasi tentang pemanfaatan limbah kayu yang banyak ditemukan di kawasan pesisir. Dalam kesempatan tersebut, Danlanud RSA memperkenalkan berbagai karya seni yang dipamerkan di Galeri Seni Lanud RSA.

Karya-karya tersebut merupakan hasil olahan limbah kayu dan material pantai yang diubah menjadi berbagai produk kreatif bernilai estetika dan ekonomi. Melalui sentuhan kreativitas, limbah yang sebelumnya tidak bernilai dapat menjadi produk UMKM yang berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat.

Sebagai bentuk apresiasi atas kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, Danlanud RSA bersama Kakansar Natuna menyerahkan piagam penghargaan kepada sejumlah warga yang aktif berpartisipasi dalam kegiatan pelestarian lingkungan.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk penghormatan atas semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat dalam menjaga kebersihan kawasan pesisir, sekaligus menjadi motivasi bagi masyarakat lainnya untuk turut berkontribusi menjaga lingkungan.

Dalam sambutannya, Danlanud RSA menegaskan bahwa menjaga lingkungan tidak cukup hanya dengan membersihkan sampah, tetapi juga harus dibarengi dengan upaya membangun kesadaran masyarakat agar mampu mengelola limbah secara kreatif, produktif, dan berkelanjutan.

“Kegiatan ini selaras dengan program Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto melalui gerakan ASRI, yaitu mewujudkan lingkungan yang Asri, Sehat, Rapi, dan Indah. Kepedulian terhadap lingkungan harus menjadi budaya bersama. Dengan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, kita tidak hanya menjaga kebersihan alam, tetapi juga membangun kualitas hidup yang lebih sehat serta mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal,” ujarnya.

Menurutnya, pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai tambah merupakan salah satu bentuk penerapan konsep ekonomi sirkular yang mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

Selain berdampak positif terhadap kebersihan pantai, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga ekosistem pesisir sebagai warisan berharga bagi generasi mendatang.

Kegiatan tersebut juga sejalan dengan semangat TNI AU AMPUH, yakni Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis. Melalui kolaborasi lintas sektor, Lanud RSA terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pengabdian nyata kepada masyarakat sekaligus mendukung pelestarian lingkungan hidup secara berkelanjutan di wilayah perbatasan.

Semangat kebersamaan yang ditunjukkan seluruh peserta menjadi bukti bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Diharapkan, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 ini mampu menumbuhkan budaya peduli lingkungan yang semakin kuat sehingga kawasan pesisir Natuna tetap bersih, sehat, indah, dan lestari untuk generasi sekarang maupun masa depan.

Editor : Papi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini