
Bursakota.co.id, Yogyakarta – Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Payakumbuh Rida Ananda, menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh dalam mendukung percepatan implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) dan peningkatan kesiapan dalam mengikuti evaluasi kinerja Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).
“Pemko Payakumbuh di bawah kepemimpinan Wali Kota Zulmaeta dan Wakil Wali Kota Elzadaswarman telah melakukan komitmen bersama dengan seluruh jajaran untuk percepatan implementasi ETPD dalam rangka efisiensi belanja daerah, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan integrasi ekonomi, sebagaimana arahan Presiden RI Prabowo,” kata Sekda Rida saat mengikuti Capacity Building dan Pendampingan Pengisian Championship TP2DD 2026 yang digelar di Yogyakarta, pada Kamis hingga Jumat (9-10/4/2026) itu.
Rida menjelaskan, untuk percepatan ETPD, Pemko Payakumbuh punya tiga core bisnis; digitalisasi belanja daerah, digitalisasi pajak daerah dan digitalisasi retribusi daerah.
“Strategi kita (Pemko Payakumbuh) untuk lima tahun ke depan (2026-2030), fokus pada sosialisasi, edukasi dan literasi dari ketiga core bisnis tersebut. Karena, pada periode 2020-2025 kita telah melakukan pengembangan infrastruktur sistem pembayaran,” ungkapnya.
Lebih lanjut Rida menjelaskan, tahapan percepatan ETPD dan evaluasi tim kerja TP2DD oleh Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumatra Barat telah menobatkan Kota Payakumbuh sebagai Peringkat Satu TP2DD Terbaik Wilayah Sumatera/ Championship TP2DD Tahun 2025.
“Melalui forum Capacity Building dan Pendampingan Pengisian Championship TP2DD 2026 yang diselenggarakan BI Perwakilan Sumbar menjadi momen penting untuk peningkatan konsolidasi bersama BI dengan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sumbar dan Pemprov Sumbar,” ujarnya.
Sementara itu, Plh Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumatra Barat Sudarta, mengatakan Capacity Building dan Pendampingan Pengisian Championship TP2DD 2026 bertujuan untuk mendukung percepatan implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) serta meningkatkan pemahaman dan kesiapan Pemerintah Daerah dalam mengikuti Evaluasi Kinerja TP2DD (Championshi 2026.
“Kita akan terus melakukan evaluasi dan penguatan regulasi, serta peningkatan sinergitas kebijakan dengan pemerintah daerah,” tutur Sudarta menutup. (Warman)












