Wagub Nyanyang Dorong Ketahanan Pangan Berbasis Komoditas Lokal di HUT ke-53 HKTI

0
10
FOTO : Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) di Auditorium Kementerian Pertanian RI, Senin (27/4/2026).

Jakarta – Komitmen memperkuat ketahanan pangan nasional kembali ditegaskan Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) di Auditorium Kementerian Pertanian RI, Senin (27/4/2026).

Dalam momentum yang mengusung tema “Meretas Jalan Menuju Indonesia Lumbung Pangan Dunia”, Nyanyang menekankan bahwa karakter geografis Kepulauan Riau yang terdiri dari ribuan pulau bukanlah hambatan, melainkan peluang besar untuk mengembangkan kekuatan pangan berbasis komoditas lokal dan sistem pertanian adaptif.

“Ketahanan pangan hari ini bukan sekadar soal produksi, tetapi bagaimana membangun ekosistem pangan yang tangguh dari hulu sampai hilir,” tegasnya.

Sebagai Ketua DPD HKTI Kepri, Nyanyang menilai peran HKTI semakin strategis dalam menjawab tantangan pangan, khususnya di wilayah kepulauan.

Ia mendorong agar organisasi tersebut hadir sebagai solusi nyata melalui penguatan petani, optimalisasi potensi lokal, serta kolaborasi aktif bersama pemerintah.

Pemerintah Provinsi Kepri, lanjutnya, terus berkomitmen mendukung agenda nasional swasembada pangan. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan sektor pertanian, pemberdayaan kelompok tani, hingga dukungan terhadap program prioritas nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Sebagai daerah kepulauan, Kepri tentu memiliki tantangan tersendiri. Namun melalui sinergi pemerintah, petani, dan organisasi seperti HKTI, kami optimistis mampu memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Inovasi dan Kolaborasi Jadi Kunci

Pada kesempatan tersebut, Nyanyang juga mengapresiasi peluncuran Innofood Expo & Forum 2026 yang dinilai menjadi langkah strategis dalam mendorong integrasi inovasi, teknologi, serta peningkatan nilai tambah produk pertanian nasional.

Acara ini turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, mulai dari Kepala Bappenas, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri Transmigrasi, hingga pimpinan lembaga seperti Badan Gizi Nasional dan BRIN, serta perwakilan DPR RI.

Ketua Umum HKTI, Sudaryono, dalam sambutannya menegaskan bahwa HKTI harus menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus garda terdepan dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan.

Menurutnya, HKTI tidak hanya fokus pada penguatan organisasi, tetapi juga aktif mendampingi petani dari hulu ke hilir—mulai dari penyediaan bibit dan pupuk hingga akses pemasaran.

“HKTI harus hadir sebagai solusi bagi persoalan petani dan memastikan kesejahteraan mereka terus meningkat,” tegas Sudaryono.

Kepedulian Sosial dan Agenda Prioritas

Tak hanya menjadi ajang refleksi, peringatan HUT ke-53 HKTI juga diwarnai dengan aksi sosial berupa santunan kepada 53 anak petani kurang mampu.

Momentum ini sekaligus menegaskan sejumlah agenda prioritas HKTI ke depan, di antaranya digitalisasi pertanian, penguatan kedaulatan pupuk, pengembangan komoditas lokal, hingga hilirisasi riset dan teknologi pertanian.

Semua langkah tersebut diarahkan untuk mendukung cita-cita besar menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia—dengan petani sebagai aktor utama dan kekuatan lokal sebagai fondasi.

Editor : Papi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini