
Bursakota.co.id, Natuna – Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Harbour Energy melaksanakan kegiatan sosialisasi geophysical dan geotechnical survey wilayah kerja Migas Tuna di Natuna.
Kegiatan berlangsung di bolroom Adiwana Jelita Sejuba, Kamis 7 Mei 2026.
Dalam sambutannya, perwakilan Harbour Energy, Andry Kristianto, menyampaikan bahwa Harbour Energy merupakan perusahaan migas asal Inggris yang menjadi operator wilayah kerja Tuna.
“Kami dari Harbour Energy merupakan perusahaan migas dari Inggris yang menjadi operator wilayah kerja Tuna. Pembiayaan migas ini sangat besar, dan sejak tahun 2020 kami telah menerima persetujuan pemerintah untuk mengembangkan lapangan ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan survei tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mengembangkan potensi energi di Natuna.
Menurutnya, tujuan utama sosialisasi dilakukan untuk membangun komunikasi serta dukungan dari masyarakat dan pemerintah daerah agar kegiatan eksplorasi dan pengembangan migas dapat berjalan dengan baik.
“Kami berharap mendapat dukungan dari bapak dan ibu sekalian agar kami dapat berkontribusi bagi wilayah ini. Jika nantinya berhasil memproduksi migas di wilayah ini, tentu manfaatnya juga akan kembali ke daerah,” katanya.
Andry juga menyinggung adanya pandangan negatif terhadap industri migas yang kerap dianggap hanya mengambil sumber daya alam tanpa memberikan dampak nyata bagi daerah.
“Industri migas sering mendapat cap negatif, dianggap mengambil sumber daya alam namun kurang memperhatikan daerah. Karena itu kami ingin membangun komunikasi dan hubungan yang baik dengan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Natuna, Cen Sui Lan, menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah dan masyarakat Natuna menyambut baik kehadiran Harbour Energy di Natuna.
Menurutnya, Natuna merupakan salah satu wilayah Indonesia yang memiliki cadangan energi cukup besar dan perlu dikembangkan secara optimal demi kesejahteraan masyarakat.
“Natuna adalah salah satu wilayah Indonesia yang memiliki cadangan energi cukup banyak. Potensi ini harus dieksplorasi dan dikembangkan sehingga hasilnya nanti dapat kembali dirasakan oleh masyarakat Natuna,” ujarnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi teknis terkait pelaksanaan geophysical dan geotechnical survey wilayah kerja Migas Tuna.
Editor : Papi












