BGN Berganti Pimpinan, Gerindra Natuna Dorong MBG Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

0
26
Foto ilustrasi

NATUNA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Natuna menaruh harapan besar terhadap kepemimpinan baru di Badan Gizi Nasional (BGN) agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) semakin optimal, baik dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak maupun mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah.

Sekretaris DPC Gerindra Natuna, Marzuki SH, menilai Program MBG memiliki potensi besar sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi apabila pelaksanaannya mampu melibatkan potensi lokal, mulai dari petani, nelayan, pelaku UMKM hingga tenaga kerja setempat dalam rantai pasok kebutuhan pangan.

Menurut Marzuki, dampak ekonomi program tersebut mulai terlihat dari keberadaan 11 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang saat ini beroperasi di Kabupaten Natuna.

“Bayangkan, saat ini ada 11 SPPG yang berjalan di Natuna. Jika satu dapur melayani sekitar 2.000 penerima manfaat per hari dengan nilai anggaran sekitar Rp10 ribu per penerima manfaat, maka satu dapur mengelola dana sekitar Rp20 juta per hari. Jika dikalikan 11 dapur, berarti ada sekitar Rp220 juta dana APBN yang berputar setiap hari di Natuna. Ini angka yang sangat besar dalam menggerakkan ekonomi lokal,” ujar Marzuki, Rabu (3/6/2026).

Ia menjelaskan, perputaran dana tersebut belum termasuk dampak ekonomi yang berasal dari penyerapan tenaga kerja dalam operasional dapur MBG.

Menurut perhitungannya, apabila satu dapur mempekerjakan sekitar 47 relawan, maka dari 11 dapur terdapat sekitar 517 tenaga kerja yang terlibat secara langsung dalam pelaksanaan program tersebut.

“Jika masing-masing menerima sekitar Rp100 ribu per hari, maka ada sekitar Rp51,7 juta yang langsung masuk ke masyarakat setiap harinya. Dana tersebut tentu akan kembali berputar untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan menggerakkan roda perekonomian daerah,” jelasnya.

Marzuki menegaskan, Program MBG tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan gizi bagi anak-anak Indonesia, tetapi juga memiliki nilai strategis sebagai penggerak ekonomi masyarakat, terutama di wilayah terdepan dan terluar seperti Natuna.

Karena itu, DPC Gerindra Natuna berharap pergantian kepemimpinan di BGN dapat menjadi momentum untuk memperkuat implementasi program yang menjadi salah satu prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto tersebut.

“Kami berharap kepemimpinan baru di BGN dapat mengoptimalkan pelaksanaan Program MBG sehingga manfaatnya semakin dirasakan masyarakat. Program ini bukan hanya tentang pemenuhan gizi anak-anak Indonesia, tetapi juga tentang bagaimana anggaran negara dapat memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat di daerah,” katanya.

Ia mengakui bahwa selama ini pelaksanaan program MBG kerap menjadi perhatian publik. Berbagai masukan, kritik, hingga pertanyaan terkait efektivitas program dan dampaknya terhadap ekonomi lokal masih sering muncul di tengah masyarakat.

Meski demikian, Marzuki menilai pergantian pimpinan di BGN dapat menjadi langkah positif untuk meningkatkan kinerja lembaga sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap program tersebut.

“Harapan kami sederhana, anak-anak mendapatkan asupan gizi yang baik, sementara masyarakat juga merasakan manfaat ekonominya. Jika kedua tujuan ini berjalan beriringan, maka Program MBG akan menjadi salah satu program yang paling dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” tutupnya. (Bk/Dika)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini