Ketua TP-PKK Kepri Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter Pertama Debarkasi Batam

0
17
FOTO : Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Riau, Dewi Kumalasari Ansar, mewakili Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menyambut kedatangan jemaah haji Kloter BTH 01 Debarkasi Batam di Bandara Hang Nadim Batam, Senin (1/6/2026).

Batam – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Riau, Dewi Kumalasari Ansar, mewakili Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menyambut kedatangan jemaah haji Kloter BTH 01 Debarkasi Batam di Bandara Hang Nadim Batam, Senin (1/6/2026).

Penyambutan tersebut menandai dimulainya proses pemulangan jemaah haji gelombang pertama melalui Debarkasi Batam setelah menyelesaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

Dalam sambutannya, Dewi Kumalasari Ansar menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan atas kepulangan para tamu Allah SWT yang telah menuntaskan perjalanan spiritual mereka.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, saya mengucapkan selamat datang kembali di tanah air kepada seluruh jemaah haji. Kepulangan Bapak dan Ibu sekalian merupakan kebahagiaan yang sangat kami nantikan. Hari ini menjadi hari yang penuh syukur karena para jemaah dapat kembali berkumpul bersama keluarga tercinta setelah menunaikan rukun Islam kelima,” ujar Dewi.

Menurutnya, kedatangan jemaah haji Kloter BTH 01 Debarkasi Batam menjadi simbol berakhirnya perjalanan ibadah yang panjang sekaligus awal bagi para jemaah untuk mengamalkan nilai-nilai haji dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui Embarkasi Batam, tercatat sebanyak 10.928 jemaah diberangkatkan pada musim haji tahun 2026. Dari jumlah tersebut, diperkirakan sebanyak 10.920 jemaah kembali ke tanah air, terdiri dari 1.074 jemaah asal Kepulauan Riau, 4.695 jemaah asal Provinsi Riau, 1.858 jemaah asal Kalimantan Barat, dan 3.301 jemaah asal Provinsi Jambi.

Di tengah suasana bahagia penyambutan, Dewi juga mengajak seluruh pihak untuk mendoakan jemaah yang wafat di Tanah Suci selama menjalankan ibadah haji.

“Kami turut berduka cita yang mendalam atas wafatnya delapan jemaah Embarkasi Batam di Tanah Suci, termasuk satu jemaah asal Kepulauan Riau. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah mereka, mengampuni segala khilafnya, dan menempatkan mereka di tempat terbaik di sisi-Nya,” ungkapnya.

Dewi menilai ibadah haji merupakan perjalanan yang sarat dengan ujian keimanan, kesabaran, serta ketahanan fisik dan mental. Berbagai rangkaian ibadah yang dijalani, mulai dari wukuf di Arafah hingga mabit di Muzdalifah, menjadi proses pembelajaran spiritual yang sangat berharga bagi setiap jemaah.

“Seluruh proses tersebut telah membentuk pribadi yang lebih sabar, tawadhu, dan dekat kepada Allah SWT. Oleh karena itu, jadikan pengalaman berhaji sebagai titik balik kehidupan yang lebih baik. Bawalah pulang akhlak mulia, semangat kepedulian, serta nilai-nilai kebersamaan yang dapat menjadi teladan bagi keluarga dan lingkungan sekitar,” pesannya.

Pada kesempatan itu, Dewi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas haji yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah selama pelaksanaan ibadah haji.

“Terima kasih kepada seluruh petugas haji, baik tenaga medis, petugas kloter maupun panitia yang telah bekerja tanpa mengenal lelah dalam memberikan pelayanan kepada para jemaah. Dedikasi dan pengabdian yang diberikan merupakan bentuk pelayanan mulia bagi tamu-tamu Allah,” katanya.

Mengakhiri sambutannya, Dewi mengajak seluruh jemaah yang telah kembali ke tanah air untuk menjaga kemabruran haji dan menjadi teladan di tengah masyarakat.

Menurutnya, kekuatan Kepulauan Riau tidak hanya terletak pada sumber daya alam dan pembangunan fisik, tetapi juga pada nilai-nilai keimanan, ketakwaan, serta persatuan masyarakat.

“Mari bersama-sama mewujudkan Kepulauan Riau yang maju, makmur, dan merata dengan berlandaskan nilai-nilai keagamaan serta kebersamaan yang kokoh,” tutup Dewi.

Editor: Papi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini