BP Batam dan PMII Bahas Isu Strategis, dari Air Bersih hingga Lapangan Kerja

0
17
FOTO : BP Batam melalui Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, menerima audiensi pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Batam di Batam, Jumat (5/6/2026).

Batam – BP Batam melalui Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, menerima audiensi pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Batam di Batam, Jumat (5/6/2026).

Pertemuan tersebut menjadi forum diskusi yang membahas sejumlah isu strategis terkait pembangunan Kota Batam, mulai dari pelayanan air bersih, pengelolaan sampah, penanganan banjir, penyerapan tenaga kerja lokal, hingga pembangunan infrastruktur yang tengah berjalan.

Dalam kesempatan itu, Ariastuty menegaskan bahwa BP Batam senantiasa membuka ruang komunikasi dan dialog dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa, sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah.

“Diskusi bersama perwakilan mahasiswa ini merupakan bentuk sinergi dan kolaborasi yang baik dalam mendukung progres pembangunan Batam,” ujar Ariastuty yang akrab disapa Tuty.

Ia mengapresiasi perhatian dan kepedulian PMII terhadap berbagai isu pembangunan di Batam. Menurutnya, keterlibatan generasi muda sangat penting dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, partisipatif, dan berkelanjutan.

Dalam dialog tersebut, Ariastuty juga memaparkan sejumlah langkah yang tengah dilakukan BP Batam untuk mengatasi berbagai persoalan yang menjadi perhatian masyarakat.

Pada sektor pelayanan air bersih, BP Batam terus mempercepat pembangunan jaringan distribusi air di sejumlah wilayah yang selama ini mengalami tekanan air rendah atau stress area. Langkah tersebut dilakukan guna meningkatkan kualitas pelayanan dan memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat secara lebih merata.

Sementara itu, terkait penanganan banjir, BP Batam terus melakukan berbagai pekerjaan perbaikan dan normalisasi drainase di sejumlah titik yang selama ini menjadi kawasan rawan genangan.

Menurut Ariastuty, penyelesaian persoalan banjir membutuhkan proses yang berkelanjutan serta dukungan dari berbagai pihak agar solusi yang dihasilkan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

Selain itu, isu penyerapan tenaga kerja lokal dan pembangunan infrastruktur juga menjadi perhatian dalam diskusi tersebut. BP Batam, kata Ariastuty, terus berupaya mendorong terciptanya peluang kerja yang lebih luas seiring meningkatnya investasi dan pembangunan di Kota Batam.

“Kami berharap diskusi ini juga dapat memperluas wawasan serta memperkuat peran mahasiswa sebagai mitra pembangunan,” pesannya.

Audiensi berlangsung dalam suasana konstruktif dan penuh semangat kebersamaan. Melalui dialog seperti ini, BP Batam berharap dapat terus membangun komunikasi yang baik dengan berbagai elemen masyarakat guna mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Batam.

Editor: Papi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini