
Lingga Timur – Komitmen dalam memperluas akses pendidikan agama hingga ke wilayah terpencil terus diwujudkan melalui Program Beasiswa Pendidikan dan Dakwah Khusus BAZNAS RI. Bersama BAZNAS Kabupaten Lingga, MDT Al-Fatih menggelar kegiatan pembinaan keagamaan dan dakwah khusus di Desa Keton, Kecamatan Lingga Timur, Senin (13/4/2026).
Desa Keton yang berada di wilayah pesisir Kabupaten Lingga menjadi salah satu lokasi sasaran program pembinaan keagamaan yang bertujuan meningkatkan pemahaman agama serta menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua BAZNAS Kabupaten Lingga Ruslan, Ketua MDT Al-Fatih beserta jajaran pengurus, Ustadz Ahmad selaku pembimbing, perangkat Desa Keton, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), para santri, serta masyarakat setempat.
Dalam kesempatan itu, MDT Al-Fatih yang mewakili Program Beasiswa Pendidikan dan Dakwah Khusus BAZNAS RI menyerahkan bantuan berupa Al-Qur’an, buku Iqro, serta dukungan bagi ustadz pembimbing yang selama ini membina kegiatan keagamaan di desa tersebut.
Bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat sarana belajar agama sekaligus memberikan motivasi bagi anak-anak untuk terus meningkatkan kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an.
Selain penyaluran bantuan, kegiatan juga diisi dengan pembinaan keagamaan, motivasi belajar, serta penyampaian nilai-nilai keislaman kepada para santri dan masyarakat. Anak-anak yang hadir tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Lingga, Ruslan, menegaskan bahwa pemerataan pendidikan agama merupakan bagian penting dari upaya membangun generasi yang beriman dan berakhlak mulia, termasuk bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil.
“BAZNAS hadir untuk memastikan masyarakat di desa terpencil juga mendapatkan perhatian dan manfaat program keagamaan. Kami melihat semangat anak-anak di Desa Keton sangat luar biasa, dan ini patut terus didukung bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Ustadz Ahmad menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Desa Keton. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu dalam menunjang kegiatan belajar mengaji yang selama ini berjalan.
“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Anak-anak di sini sangat antusias belajar Al-Qur’an. Semoga dengan dukungan ini, kegiatan mengaji semakin berkembang,” ungkapnya.
Sebagai penutup, seluruh peserta mengikuti makan bersama yang melibatkan rombongan, masyarakat, dan anak-anak santri. Momen tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan antara para pembina dan warga setempat.
Melalui kolaborasi MDT Al-Fatih dan BAZNAS Kabupaten Lingga dalam Program Beasiswa Pendidikan dan Dakwah Khusus BAZNAS RI, diharapkan pembinaan keagamaan di Desa Keton dapat terus berkembang dan berkelanjutan, sehingga mampu melahirkan generasi Qurani yang berakhlak mulia, berilmu, dan memiliki semangat tinggi dalam menuntut ilmu agama.












