Jaga Perbatasan Tetap Asri, Polres Natuna Bersihkan Pantai dan Lepas 100 Tukik

0
37
FOTO : Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Effendie, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla bersama Pejabat Utama (PJU) Polres saat melakukan pelepasan tukik di pulau Senoa

Natuna – Mentari pagi baru menyingsing saat deru mesin pompong memecah tenangnya perairan Natuna. Tepat pukul 06.30 WIB, rombongan yang dipimpin Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Effendie, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Natuna bertolak dari Pelabuhan Teluk Baruk, Desa Sepempang, menuju Pulau Senoa, salah satu pulau terluar yang menjadi garda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Jumat (19/6/2026).

Perjalanan menuju Pulau Senoa bukan sekadar menyeberangi lautan, tetapi juga membawa semangat menjaga kelestarian alam di wilayah perbatasan. Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Natuna menggelar aksi Indonesia Asri melalui kegiatan bersih-bersih pantai dan pelepasan tukik sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

Kegiatan tersebut melibatkan 80 personel Polres Natuna, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Natuna, Dinas Perikanan Kabupaten Natuna, 10 anggota Bhayangkari, serta 10 anggota komunitas pecinta alam.

Di sepanjang pesisir Pulau Senoa, para peserta bergotong royong menyisir bibir pantai untuk memungut sampah yang terbawa arus maupun yang tertinggal di kawasan pesisir. Hamparan pasir putih dan birunya laut menjadi saksi kepedulian bersama dalam menjaga kebersihan salah satu pulau terdepan Indonesia.

Usai aksi bersih pantai, kegiatan dilanjutkan dengan pelepasan 100 ekor tukik (anak penyu) ke habitat alaminya. Ratusan tukik yang bergerak menuju lautan menjadi simbol harapan bagi kelestarian satwa laut yang dilindungi sekaligus upaya menjaga keseimbangan ekosistem pesisir Natuna.

Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Effendie mengatakan Natuna merupakan etalase sekaligus wajah Indonesia di wilayah perbatasan yang berbatasan langsung dengan negara lain. Karena itu, menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

“Natuna adalah wajah Indonesia di perbatasan. Apa yang kita lakukan hari ini merupakan wujud cinta terhadap lingkungan dan bentuk kepedulian kita untuk merawat alam demi masa depan generasi mendatang. Melalui kegiatan Indonesia Asri ini, kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian wilayah perbatasan,” ujarnya.

Menurut Kapolres, kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya diwujudkan melalui aksi membersihkan sampah, tetapi juga dengan menjaga habitat satwa yang dilindungi. Pelepasan tukik menjadi bagian dari edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya melestarikan penyu dan menjaga keberlangsungan ekosistem laut.

Semangat gotong royong yang terbangun selama kegiatan menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat. Polisi, Bhayangkari, instansi pemerintah, dan komunitas pecinta alam bahu-membahu merawat pesisir sebagai aset berharga bangsa.

Melalui aksi Indonesia Asri dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 ini, Polres Natuna menegaskan bahwa pengabdian Polri tidak hanya diwujudkan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga melalui aksi nyata melestarikan lingkungan hidup demi masa depan generasi mendatang.

Editor : Papi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini