Pemkab Asahan Lepas Petugas Sensus Ekonomi 2026

0
12
FOTO : Pemerintah Kabupaten Asahan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Asahan secara resmi melepas petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026 dalam acara yang digelar di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Senin (15/6/2026).

Asahan – Pemerintah Kabupaten Asahan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Asahan secara resmi melepas petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026 dalam acara yang digelar di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Senin (15/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, Wakil Bupati Asahan, Ketua DPRD Kabupaten Asahan, perwakilan Kejaksaan Negeri Asahan, Kodim 0208/Asahan, Polres Asahan, Lanal Tanjung Balai Asahan (TBA), organisasi perangkat daerah (OPD), para camat se-Kabupaten Asahan, serta Kepala BPS Kabupaten Asahan beserta jajaran.

Kepala BPS Kabupaten Asahan, Rahmat Gustiar, S.Si., M.Si., menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 bertujuan menyediakan data dasar dan informasi statistik ekonomi yang lengkap, akurat, dan mutakhir. Selain itu, sensus ini juga bertujuan memetakan potensi serta struktur usaha di seluruh wilayah Kabupaten Asahan sebagai landasan penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi daerah maupun nasional yang lebih tepat sasaran.

Menurut Rahmat, pelaksanaan sensus juga diharapkan mampu mendorong terciptanya ekosistem ekonomi yang kuat, inklusif, dan berdaya saing.

Untuk mendukung pelaksanaan sensus, BPS Kabupaten Asahan telah menyiapkan 654 petugas yang telah mengikuti pelatihan intensif pada 1–13 Juni 2026. Jumlah tersebut terdiri atas 567 Petugas Pencacah Lapangan (PPL), 83 Petugas Pemeriksa Lapangan (PML) untuk pendataan umum, serta empat petugas khusus usaha besar, yakni tiga PPL dan satu PML.

Pendataan lapangan akan dilaksanakan mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 dengan target menjangkau 321.757 rumah tangga dan unit usaha di seluruh wilayah Kabupaten Asahan.

Rahmat berharap seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah dapat memberikan dukungan kepada petugas di lapangan dengan mempermudah akses serta memberikan data yang benar, lengkap, dan jujur.

Sementara itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menegaskan bahwa data hasil Sensus Ekonomi 2026 sangat penting sebagai dasar penyusunan kebijakan dan program pengembangan perekonomian daerah.

Menurutnya, informasi yang akurat akan membantu pemerintah merumuskan langkah strategis untuk menekan angka kemiskinan dan pengangguran melalui optimalisasi potensi dunia usaha yang ada.

Bupati juga berpesan kepada seluruh petugas agar menjalankan tugas secara profesional dan penuh tanggung jawab. Ia turut meminta para camat untuk menginstruksikan kepala desa dan kepala dusun agar mendukung serta memfasilitasi pelaksanaan pendataan di wilayah masing-masing.(Rik)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini