
Natuna – Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Natuna menggelar sosialisasi bertema Anti-Bullying kepada siswa SMAN 2 Bunguran Timur dalam rangka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin (20/7/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai bahaya perundungan serta pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan bullying.
Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Effendie melalui Kasatbinmas Polres Natuna IPTU L. Augus Salim Marpaung mengatakan, sosialisasi tersebut merupakan langkah preventif untuk mencegah terjadinya perundungan di lingkungan sekolah sekaligus membentuk karakter pelajar yang berakhlak baik dan saling menghormati.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kesadaran kepada para siswa agar saling menghargai, tidak melakukan perundungan, serta berani melaporkan apabila melihat atau mengalami tindakan bullying,” ujar IPTU L. Augus Salim Marpaung.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai berbagai bentuk perundungan, baik secara fisik, verbal, sosial maupun melalui media digital. Selain itu, mereka juga diajak untuk menjadi pelopor lingkungan sekolah yang ramah, inklusif, dan bebas dari kekerasan.
Satbinmas Polres Natuna juga menekankan pentingnya keberanian untuk melaporkan setiap tindakan perundungan yang terjadi di lingkungan sekolah. Para siswa diimbau tidak menjadi penonton pasif ketika melihat tindakan bullying, melainkan segera melaporkannya kepada guru, orang tua, atau pihak kepolisian.
Sebagai bagian dari edukasi berkelanjutan, personel Satbinmas turut memasang stiker imbauan Kapolres Natuna tentang Anti-Bullying dan Kenakalan Remaja di sejumlah titik di lingkungan sekolah. Langkah ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi siswa untuk menjauhi perilaku negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Natuna berharap dapat menumbuhkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya menghormati sesama, membangun budaya sekolah yang positif, serta mencegah munculnya berbagai bentuk perundungan di kalangan pelajar.
Editor : Papi












