Jakarta – Bupati Buton Selatan menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Buton Selatan dalam mendukung penuh Program Sekolah Rakyat yang digagas Kementerian Sosial sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi di daerah.
Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri pertemuan bersama jajaran Kementerian Sosial. Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Menteri Sosial beserta seluruh jajaran yang telah meluangkan waktu menerima Pemerintah Kabupaten Buton Selatan untuk berdiskusi dan memperkuat sinergi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Buton Selatan dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak Menteri Sosial beserta seluruh jajaran. Di tengah padatnya agenda nasional, Kementerian Sosial tetap berkenan menerima kami untuk berdiskusi dan menyatukan visi demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Buton Selatan saat ini tengah melakukan transformasi pembangunan secara masif, terarah, dan terukur untuk mewujudkan daerah yang maju dan berdaya saing. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kemajuan infrastruktur fisik, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia.
Namun demikian, ia mengakui tantangan yang dihadapi daerah masih cukup besar. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Kabupaten Buton Selatan masih berada pada kisaran 13,64 persen. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap sektor pendidikan, di mana Rata-rata Lama Sekolah (RLS) masyarakat baru mencapai 7,80 tahun.
“Data tersebut menunjukkan bahwa masih banyak anak-anak kami yang tidak mampu melanjutkan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi karena keterbatasan ekonomi keluarga. Mereka bukan tidak ingin sekolah, tetapi kondisi ekonomi memaksa mereka berhenti belajar. Inilah potret kemiskinan antargenerasi yang harus kita putus bersama,” katanya.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Buton Selatan menyambut dengan antusias Program Sekolah Rakyat yang merupakan program prioritas nasional Kementerian Sosial. Program sekolah berasrama gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin tersebut dinilai menjadi solusi strategis dalam meningkatkan akses pendidikan sekaligus mengurangi angka kemiskinan.
Sebagai bentuk keseriusan, Pemerintah Kabupaten Buton Selatan telah menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, mulai dari penyediaan lahan milik pemerintah daerah yang bersih dan siap dibangun, menjamin validasi data penerima manfaat agar tepat sasaran, hingga menggerakkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menyiapkan infrastruktur pendukung seperti akses jalan, air bersih, listrik, dan layanan kesehatan.
Menurut Penjabat Bupati, melalui pembinaan yang terintegrasi, pemenuhan gizi yang baik, pendidikan karakter, serta pengembangan keterampilan di Sekolah Rakyat, anak-anak Buton Selatan akan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk menjadi generasi unggul dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
“Buton Selatan tidak boleh tertinggal. Kami siap melangkah maju, dan Program Sekolah Rakyat merupakan jembatan emas yang sangat kami butuhkan untuk mempercepat kemandirian daerah melalui peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia,” tegasnya.
Di akhir penyampaiannya, Bupati berharap Kementerian Sosial dapat memberikan dukungan, alokasi program, serta arahan strategis agar pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Buton Selatan dapat segera direalisasikan.
“Kami siap bekerja keras mengawal program ini dari hulu hingga hilir. Semoga sinergi yang terbangun hari ini mampu memberikan dampak nyata bagi pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Buton Selatan,” pungkasnya.
Laporan : Haris













