Dorong Penguatan Ekonomi Nelayan, Bupati Adios Letakkan Batu Pertama KNMP di Tiga Desa

0
11
Keterangan foto: Bupati Buton Selatan Adios saat hadiri peletakan batu pertama pembangunan KDMP di tiga desa Buton Selatan

Buton Selatan – Bupati Buton Selatan H. Muhammad Adios secara simbolis memulai pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di tiga desa, yakni Desa Bahari Dua, Desa Molona, dan Desa Banabungi.

Peletakan batu pertama pembangunan KNMP tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Buton Selatan memperkuat sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu penopang perekonomian masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Adios mengatakan pembangunan KNMP sejalan dengan visi Kabupaten Buton Selatan untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru dengan masyarakat yang sejahtera, berbudaya dan berdaya saing.

Menurut dia, potensi kelautan dan perikanan yang dimiliki Buton Selatan harus dikelola tidak hanya untuk meningkatkan produksi, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat nelayan.

“Dengan wilayah laut yang luas dan garis pantai yang panjang, potensi tersebut harus kita kelola bukan hanya untuk meningkatkan produksi, tetapi juga untuk meningkatkan nilai tambah, pendapatan dan kesejahteraan masyarakat nelayan,” kata Adios dalam sambutannya.

Ia menegaskan, KNMP tidak boleh hanya dipandang sebagai pembangunan fasilitas fisik. Kawasan tersebut diharapkan berkembang menjadi ekosistem ekonomi perikanan yang mampu memberikan kemudahan kepada nelayan dari proses melaut hingga pemasaran hasil tangkapan.

Sejumlah fasilitas yang akan diperkuat melalui program tersebut antara lain tambatan perahu, shelter pendaratan ikan, pabrik es portabel, cold storage, kios perbekalan, fasilitas docking dan perbengkelan.

Selain itu, pembangunan juga mencakup penerangan kawasan, air bersih, jalan lingkungan, sarana pendukung penangkapan ikan bagi kelompok nelayan serta unit pelayanan kebutuhan BBM nelayan sesuai program yang telah ditetapkan.

“Saya berharap seluruh fasilitas tersebut nantinya benar-benar digunakan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Jangan sampai kita hanya berhasil membangun fasilitas, tetapi belum berhasil menghidupkan aktivitas ekonominya,” ujarnya.

Bupati Adios juga menekankan pentingnya penguatan Koperasi Desa Merah Putih dalam pengelolaan dan pengembangan aktivitas ekonomi di kawasan KNMP.

Koperasi, kata dia, diharapkan menjadi wadah yang membantu pengelolaan usaha, memperkuat akses pasar, menyediakan kebutuhan nelayan serta membuka peluang usaha yang lebih produktif.

Dengan kelembagaan tersebut, pemerintah ingin membangun rantai ekonomi perikanan yang saling terhubung.

“Nelayan melaut, ikan didaratkan dengan baik, mutu terjaga, hasil tangkapan terserap pasar, nilai tambah meningkat, pendapatan nelayan bertambah, dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” kata Adios.

Ia berharap keberadaan KNMP dapat memberikan dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat di desa-desa pesisir.

Pembangunan KNMP di Desa Bahari Dua, Desa Molona dan Desa Banabungi juga disebut sebagai bagian dari penguatan kawasan nelayan di Buton Selatan.

Sebelumnya, pemerintah daerah telah memulai pembangunan KNMP utama di Desa Gerak Makmur.

Adios menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia atas dukungan program KNMP bagi Kabupaten Buton Selatan.

Kepada pihak yang terlibat dalam pembangunan, ia meminta pekerjaan dilaksanakan secara profesional, berkualitas dan tepat waktu.

Ia juga mengingatkan agar aspek keselamatan kerja dan lingkungan diperhatikan serta komunikasi dengan pemerintah desa dan masyarakat terus dibangun selama proses pembangunan berlangsung.

Sementara kepada masyarakat, Bupati meminta agar fasilitas yang dibangun nantinya dijaga dan dimanfaatkan secara optimal.

“Keberhasilan KNMP nantinya bukan hanya diukur dari selesainya pembangunan, tetapi dari seberapa besar fasilitas tersebut dimanfaatkan, dikelola, dipelihara dan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat nelayan,” tegasnya.

Adios menilai peletakan batu pertama KNMP bukan sekadar dimulainya pembangunan fisik. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi fondasi untuk memperkuat ekonomi nelayan dan kawasan perikanan di Buton Selatan.

“Mari kita bangun bersama dengan semangat: bangun fasilitasnya, kuatkan kelembagaannya, hidupkan ekonominya, tingkatkan produktivitasnya, dan sejahterakan nelayannya,” pungkas Adios.

Laporan : Haris

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini